Ketua DPP PDIP Said Abdullah soroti elektabilitas kader partainya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam hasil survei Litbang Kompas untuk Pilgub Jakarta 2024.
Pengamat politik Ujang Komaruddin menilai pertarungan antara Kaesang Pangarep dengan tokoh yang diusung PDIP dalam Pilkada Jawa Tengah akan berjalan sengit.
Survei dari lembaga survei Indonesia (LSI) Denny JA, menyebutkan Partai Gerindra akan memenangi Pemilu 2024. Gerindra menggeser PDIP yang di dua pemilu sebelumnya menjadi pemenang.
Elektabilitas Partai Gerindra kembali menyalip posisi PDI Perjuangan (PDIP). Hal tersebut termuat dalam hasil survei dari lembaga Indikator Politik Indonesia yang dilakukan pada 25-27 Desember 2023.
Gerindra unggul dengan elektabilitas 16,7 persen, terpaut tipis dari PDIP dengan 16,3 persen. Berdasarkan hasil survei Indonesia Elections and Strategic (IndEX)
ARCI merilis hasil survei terbaru di Jatim terkait elektabilitas partai politik. Hasilnya PDI Perjuangan (PDIP) unggul, namun dalam batas margin of error.
PDIP masih menempati urutan teratas dalam elektabilitas partai politik untuk Pemilu 2024 berdasarkan hasil survei PatraData Research Consulting Kamis (02/11).
Elektabilitas PDIP mengalami penurunan selama dua bulan terakhir. Hal itu terlihat dalam hasil survei yang dirilis Polling Institute pada 25-28 Oktober 2023.
Pengamat politik, Rocky Gerung mengomentari soal Gibran Rakabuming Raka yang baru saja diusulkan oleh Partai Golkar jadi bakal calon wakil Presiden (Cawapres).
Peneliti senior Voxpopuli Research Center Prijo Wasono mengatakan persaingan PDI Perjuangan dan Partai Gerindra untuk memperebutkan elektabilitas tertinggi semakin ketat.
Survei versi Voxpopuli Research Center yang dirilis di Jakarta, Jumat, PDIP masih mempertahankan peringkat pertama dengan elektabilitas sekitar 17,4 persen, disusul Gerindra dengan 17,0 persen.
Temuan survei Center for Political Communication Studies (CPCS) menunjukkan elektabilitas Partai Gerindra mengalami kenaikan hingga mencapai angka 16,8 persen berdasarkan hasil survei pada April-Juni 2023.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Insiden memalukan mewarnai lanjutan pekan ke-23 Serie A. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada kiper Emil Audero menyusul aksi pelemparan kembang api dari tribun pendukung Nerazzurri yang mengarah langsung ke sang penjaga gawang.
Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.