Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sumatera Utara, Diduga melepaskan 15 orang pekerja tambang emas ilegal berlokasi di Kabupaten Mandailing Natal, Su
Penyidik berhasil menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya emas seberat sekitar 60 kilogram, uang tunai senilai Rp7 miliar, dokumen invoice, serta sejumlah barang bukti digital lainnya.
Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri menggeledah sebuah rumah di Jalan Tampomas Nomor 3, Kecamatan Sawahan, Surabaya.
Bareskrim Mabes Polri menggeledah sebuah toko emas di Jalan Ahmad Yani, Payaman, Nganjuk. Penggeledahan tersebut terkait dugaan pencucian uang dan emas ilegal
Mencuat terkait kabar Liu Xiaodong yang merupakan WNA China dan terdakwa perkara dugaan pertambangan emas ilegal wilayah konsesi PT SRM, Kabupaten Ketapang
Persoalan transaksi tambang emas ilegal di beberapa daerah Indonesia, kini melonjak tajam hingga menembus Rp992 triliun. Sontak, hal ini menjadi sorotan anggota
Bareskrim Polri turun langsung ke Sumatra Barat menyikapi maraknya aktivitas tambang emas ilegal yang tak hanya merusak lingkungan, tetapi juga diduga memicu aksi kekerasan.
Polres Lombok Tengah mengamankan 24 orang terduga pelaku yang hendak melakukan aktivitas penambangan emas ilegal di Pantai Mosrak Gunung Dundang Desa Kuta, Kecamatan Pujut atau dekat Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh".
Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.