Peristiwa ini bermula saat kapal yang mereka tumpangi mengalami kerusakan mesin (jammed) saat melaut di perairan Tokong Hiu Karimun sejak Sabtu malam. Kondisi cuaca buruk disertai hujan deras membuat kapal kehilangan kendali.
Sempat dilaporkan hilang di Danau Buyan, seorang warga Banjar Dinas Asah Panji, Desa Wanagiri akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Jumat (27/10).
Satu dari dua orang nelayan yang hilang pada kejadian kapal terbalik di Pantai Karang Potong, Sindang Barang ditemukan meninggal dunia atas nama Zidan (18).
Nelayan ditemukan meninggal setelah 3 hari hilang di laut Makeruh, Bengkalis. Basarnas juga berhasil mengevakuasi kapal pompong yang mengalami kerusakan mesin.
Satu korban perahu nelayan yang tenggelam akibat terhempas ombak kembali ditemukan tim SAR gabungan pada Senin (17/4/2023) sekitar pukul 16.40 WIB petang.
Tim SAR Gabungan berhasil evakuasi dua orang korban perahu nelayan yang terbalik di Kepulauan Seribu pada Minggu (16/4/2023) malam yang terhempas ombak.
Tim SAR gabungan dari KSOP kelas dua Samarinda, Kamis (15/9/2022) pagi, berhasil mengevakuasi lima nelayan yang kapalnya tenggelam di perairan Selat Makassar, Kawasan Muara Berau.
Jasad seorang nelayan yang pada Minggu (19/9) dilaporkan jatuh dari perahu di perairan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara, ditemukan pada Senin pagi.
Sebuah kapal nelayan karam di perairan Pulau Moyo, Kabupaten Sumbawa, NTB, karena cuaca buruk, gelombang tinggi. Akibatnya tiga orang nelayan terjebak di kapal menunggu evakuasi.
Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.