Berikut kronologi aktor Ahmad Adly Fairuz digugat perdata ke PN Jakarta Selatan, akibat kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang jasa masuk Akademi Kepolisian (Akpol).
FIFA beri sorotan tajam pada Timnas Indonesia U-17 asuhan Nova Arianto usai menghadapi ujian berat di ajang Piala Dunia U-17 2025. Namun di balik hasil yang
Suporter dari negara-negara kontestan Piala Dunia U17 seperti Haiti, Jepang, Maroko, serta Uzbekistan berpendapat bahwa Timnas Indonesia U17 layak ke babak 32 besar.
Media Honduras sindir habis-habisan Timnas Indonesia U17 setelah ambisi mereka menuju 32 besar Piala Dunia U17 gagal total lantaran kalah dari skuad Nova Arianto.
Penyerang muda Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto, jadi sorotan usai mendapat pujian langsung dari FIFA. Pemain Bhayangkara FC itu disebut sebagai salah satu.
Timnas Indonesia U-17 menjadi sorotan media Vietnam menjelang Piala Dunia U-17 2025, setelah FIFA menobatkan Fadly Alberto sebagai salah satu pemain Asia paling.
Striker Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto Hengga, menegaskan siap memaksimalkan setiap peluang saat melawan Zambia di Piala Dunia U-17 2025. Pemain Bhayangkara FC itu mengaku bahwa timnya sudah banyak berlatih dan menganalisis kekurangan tim lawan.
Belum juga berlaga di Piala Dunia U-17 2025, Garuda Muda sudah mencuri perhatian. FIFA menilai pemain Indonesia punya potensi besar untuk menorehkan sejarah.
Bakat besar Fadly Alberto sudah terlihat sejak kecil di Bojonegoro. Sosok misterius inilah yang pertama kali menemukan dan membimbingnya menuju Timnas Indonesia
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.