Siapa sangka kalau 3 talenta terbaik Asia Tenggara ini pernah menjadi andalan di klub-klub Liga Inggris. Chelsea dan Man City jadi yang paling ramah bakat ASEAN
Dalam pertandingan ini, tak ada nama pemain Brunei Darussalam, Faiq Bolkiah. Faiq Bolkiah adalah keponakan dari Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah.Â
Pemain asal Brunei Darussalam, Faiq Bolkiah disebut-sebut sebagai pesepak bola paling kaya di dunia mengalahkan bintang dunia Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo
Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo merupakan kedua pesepak bola fenomenal dengan segudang prestasi. Kedua sosok pemain ini kerap bersaing menjadi yang terbaik.
Mantan pemain Leicester U-21, Faiq Bolkiah menjadi pemain terkaya di dunia. Pada 2020, Bolkiah memiliki kekayaan bersih sebesar 16 miliar poundsterling. Â
Brunei Darussalam punya gelandang serang muda yang berstatus pemain terkaya di dunia. Tapi mengapa Faiq Bolkiah tidak memperkuat tim nasional di Piala AFF 2022?
Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Nama bintang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan tengah menjadi perbincangan hangat menjelang agenda FIFA Matchday 2026. John Herdman disebut siapkan rencana.
Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Beredar kabar mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan dua mantan Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya dijemput.