Pevoli andalan Timnas Voli Putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi akhirnya angkat bicara soal keputusan dirinya mengakhiri kontrak dengan klub asal Turki Manisa BBSK.
Megawati Hangestri dicadangkan Manisa BBSK saat laga uji coba sebelum musim 2025/2026. Manisa BBSK bagikan tiket gratis untuk menonton langsung dalam pembukaan Kadinlar 1 Ligi.
Nasib berlawanan dialami Megawati Hangestri Pertiwi dan mantan klubnya di Korea Selatan, Daejeon JungKwanJang Red Sparks. Saat Megawati tampil gemilang di Turki
Nasib berbanding terbalik dialami Megawati Hangestri Pertiwi dan mantan klubnya di Korea Selatan Daejeon JungKwanJang Red Sparks. Red Sparks harus angkat koper
Nama Megawati Hangestri Pertiwi alias Megatron kembali jadi sorotan di panggung voli internasional. Seusai tampil gemilang dua musim bersama Daejeon Red Sparks
Megawati Hangestri Pertiwi atau yang akrab dijuluki Megatron kembali jadi pusat perhatian publik voli internasional. Setelah tampil luar biasa di Korea Selatan
Pasca pulang dari Turki untuk memperkuat Bank Jatim di Livoli Divisi Utama 2025, Mega belum juga dimainkan, apa yang terjadi? dan apa kegiatan Mega selama ini
Megawati Hangestri mengambil langkah mengejutkan dengan memutuskan kembali ke Indonesia ditengah persiapannya bersama Manisa BBSK menjelang Liga Voli Turki.
Megawati Hangestri Pertiwi bintang voli asal Indonesia langsung menjadi pusat perhatian sejak resmi diumumkan bergabung dengan Manisa BBSK di Turki. Debutnya -
Jadwal semifinal Piala Presiden 2026 hari ini pada Selasa (4/8/2026), akan diramaikan oleh big match antara Persib Bandung vs Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya vs Arema FC.
Kekalahan telak Timnas Indonesia 0-3 dari Vietnam pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari menyita perhatian Coach Justin. John Herdman harus
Berdasarkan pergerakan rasi bintang, esok hari Rabu, 5 Agustus 2026, membawa energi yang penuh kejutan untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi akan men...
KPK diminta untuk menindaklanjuti laporan yang dilayangkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Frontal terkait dugaan penyimpangan pengelolaan dana ganti uang (GU) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan Tahun Anggaran 2025 berkisar Rp3,17 miliar.