Koordinator aksi, Rapi Lamnur Siregar mengatakan, kedatangan mereka ke Polda Sumut meminta supaya polisi memberantas dan menangkap mafia gas subsidi oplosan.
Diduga karena ledakan gas LPG 3 kilogram, sebuah rumah di komplek perumahan Residance Liberty Nomor C7, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara, hancur lebur berkeping-keping pada Rabu (15/5/2024) pagi.
Polrestabes Medan menyatakan satu orang menjadi korban ledakan di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Kota, Sumatera Utara pada Senin (15/1/2024) dini hari
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy John Marbun mengatakan terkait kasus ledakan yang cukup dahsyat ini pihaknya akan melakukan penyelidikan dan investigasi.
Selain rumah makan Famili dan Hotel Ibunda, dua hotel lainnya dan satu unit showroom mobil yang berdekatan dengan Hotel Ibunda juga terlihat porak-poranda. Seperti Hotel Daksina, kaca bagian depan hotel pecah dan hancur.
Baru-baru ini beredar potongan video yang mengabarkan detik-detik ledakan dahsyat di Kota Medan dan menuai komentar netizen. Ternyata ledakan itu bersumber
Polisi menangkap IS, ketua salah satu Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) di Medan. Ia diamankan dan telah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan di Polrestabes Medan.
Puluhan pelajar SMP dari berbagai sekolah di bawah Dinas Pendidikan Provinsi Sumut diamankan petugas Sabhara Polrestabes Medan. Selain pelajar petugas turut men
Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan menggerebek pangkalan elpiji yang mengoplos tabung gas bersubsidi di Jalan Cempaka, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli
Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) kantor wilayah Medan berdiskusi dengan Hiswana Migas DPC Sumatera Utara (Sumut) terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram dan tingginya harga jual diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka