KPK buka suara soal pelimpahan kasus Google Cloud kepada Kejaksaan, serta Kejagung melimpahkan penanganan kasus pengadaan minyak mentah Petral kepada KPK.
Nadiem Makarim tetap masuk radar KPK dalam kasus dugaan korupsi Google Cloud meski saat ini Kejagung telah menetapkannya sebagai tersangka kasus korupsi Chromebook.
KPK belum memutuskan melimpahkan penyelidikan dugaan korupsi pengadaan Google Cloud di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ke Kejagung.
Sorotan sebagian publik ke mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Pasalnya, Nadiem baru ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan laptop Chromebook
Walau Kejagung tetapkan mantan Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim jadi tersangka kasus  dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook, pada Kamis (4/9/2025).
Kuasa hukum Nadiem Makarim menegaskan bahwa pihaknya akan memenuhi panggilan KPK soal dugaan korupsi Google Chrome yang dijadwalkan pada Kamis, 7 Agustus 2025.
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim terbuka peluang untuk dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah meminta keterangan mantan staf khususnya, yakni Fiona Handayani.Â
KPK ungkap waktu perkara dugaan korupsi terkait Google Cloud di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terjadi pada saat pandemi COVID-19.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan sedang menyelidiki dugaan korupsi terkait Google Cloud di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Google Cloud memperkenalkan produk dan layanan artificial intelligence/AI (kecerdasan buatan) yang dapat membantu sektor industri mengembangkan bisnis dan meningkatkan keuntungan.
Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.
Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026).
Meski baru saja meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026, namun Timnas Voli Indonesia tetap gagal lolos ke ajang AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026.
Pemerintah resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penentuan logo kali ini libat
Manajer Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto memberikan apresiasi dan pujian tinggi untuk Reidel Toiran selaku pelatih Garuda, karena dianggap sebagai salah satu otak keberhasilan meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo menyebut keberhasilan Timnas Voli Indonesia menjuarai AVC Men's Cup 2026 bukanlah sebuah kebetulan. Menurutnya, prestasi bersejarah tersebut lahir dari proses panjang yang telah dipersiapkan dengan matang.