Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengingatkan masyarakat terkait masih adanya potensi gas vulkanik beracun yang terdapat di sekit
Gunung Marapi di Provinsi Sumatera Barat kembali mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu mencapai 500 meter di atas puncak gunung pada Minggu pagi. Petugas Pos Gunung Api Gunung Marapi, Teguh Firmansyah, mengatakan erupsi terjadi pada pukul 08.02 WIB.
Gunung Marapi, berlokasi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat dilaporkan mengalami erupsi pada Minggu (1/3/2026) pulul 15.11 WIB.
Petugas Pos Gunung Api Gunung Marapi, Ahmad Rifandi, mengatakan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah timur laut.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan Gunung Marapi yang berada di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, masih berstatus Level II atau Waspada setelah mengalami erupsi
Saat ini Gunung Marapi masih berstatus Waspada atau Level II. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi antara lain melarang masyarakat, wisatawan, atau pengunjung, berkegiatan di dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek).
PVMBG juga mengingatkan ancaman potensi lahar dingin, terutama bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari puncak gunung api.
PGA catat Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar alami tujuh kali erupsi selama periode 1 hingga 12 Mei 2025 dengan kolom abu tertinggi mencapai 1 km
PGA Gunung Marapi melaporkan letusan beruntun gunung yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tersebut selama tiga hari berturut-turut ,1-3 April
Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.