Berdasarkan Data Informasi Pangan Jakarta, pada Minggu (9/8/2026) pukul 08.30 WIB, menunjukkan tekanan harga masih terasa pada sejumlah komoditas utama.
Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita di Kota Tanjungpinang hingga kini belum terkendali. Meski pemerintah mengklaim melakukan pengawasan rutin, minyak goreng
Pergerakan harga pangan di DKI Jakarta menunjukkan tren yang beragam pada awal Juli 2026. Sejumlah komoditas pokok seperti beras, bawang putih, MinyaKita, hingga telur ayam ras mengalami kenaikan harga.
Kawasan Indonesia Timur yang mencakup Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua telah memperoleh alokasi minyak goreng Minyakita sebesar 6.115 kiloliter. Namun, realisasi penyalurannya baru mencapai sekitar 65 persen.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia per pukul 09.30 WIB, lonjakan paling mencolok terjadi pada kelompok cabai dan minyak goreng.
Mendag menjelaskan bahwa proses pengkajian harga saat ini masih berlangsung dan belum menghasilkan keputusan final terkait besaran penyesuaian HET Minyakita.
Begini modus MinyaKita disunat, isi hanya 800â900 ml tapi dijual seharga 1 liter. Harga melebihi HET Rp14.000/liter. Presiden & Wapres janji tindak tegas pelaku
Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.