Pemerintah memastikan proyek hilirisasi baterai mobil listrik yang semula digarap konsorsium LG kini resmi diambil alih oleh Huayou. Hal itu diungkap Bahlil.
Huayou berdiri pada tahun 1994 dan berkantor pusat di Tongxiang, Zhejiang. Dilansir dari laman Hayou Indonesia, Hayou adalah perusahaan teknologi tinggi yang fokus pada riset, pengembangan, serta produksi material baterai lithium-ion dan material kobalt.Â
Bahlil menjelaskan bahwa Huayou telah menjadi mitra dalam proyek Indonesia Grand Package. Proyek tersebut menargetkan pembangunan baterai EV dengan kapasitas 30 GWh.
Pemerintah akan segera bertemu Huayou untuk menyusun ulang struktur proyek dan memastikan keberlanjutan investasi di sektor strategis rantai pasok EV setelah hengkangnya LG.
Perusahaan asal China, Huayou, disebut Bahlil akan menggantikan LG Energy Solution dan mitra Korea Selatan lain yang mundur dari proyek baterai kendaraan listrik (EV).
Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, meminta tambahan lima hingga enam pemain baru. Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Gerry Cardinale di Milanello.
Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Bisakah Tijjani Reijnders bela Timnas Indonesia setelah fans Belanda meminta dirinya tak lagi dipanggil ke De Oranje? Regulasi FIFA punya aturan ketat soal ini.