Royalti musik ramai diperbincangkan hingga menyita perhatian publik. Selain itu, juga menyita perhatian Praktisi hukum sekaligus musisi, Deolipa Yumara.
Musik memang sangat enak dinikmati saat didengar, kini musik sudah sangat umum untuk dimainkan. Namun, perlu berhati-hati bila memainkan atau menikmati musik
Kelompok advokat tergabung dalam AL'MI siap memberikan perlindungan masyarakat, khususnya para pecinta seni musik, yang menjadi korban penipuan tiket konser.
Hukum musik menuai beragam opini, terlebih setiap ahli agama punya pandangannya masing-masing, ini penjelasan Ustaz Adi Hidayat dan Buya Yahya., semoga membantu
Buya Yahya ikut berbicara soal hukum musik dalam Islam yang menjadi polemik sampai sekarang karena mengandung syair dapat mengganggu umat Muslim lupa ibadah.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Seni, Budaya, dan Peradaban Islam, KH Dr Jeje Zaenudin menyebutkan debat soal halal dan haramnya musik merupakan debat yang tidak produktif dan tidak memberikan solusi apapun.
Hukum Musik dalam Islam menurut penjelasan Ustaz Adi Hidayat dibagi dua. Musik mengandung kalimat buruk dalam syair dan menjauhkan dari ibadah, maka diharamkan.
Inilah hukum musik religi untuk dakwah yang dijelaskan oleh Syaikh Assim Al Hakeem, simak baik-baik penjelasan hukum menurut penjelasan Syaikh Assim Al Hakeem
Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang hukum musik, ternyata musik awalnya berasal dari tradisi jahiliyah, musik bisa menjadi haram karena ada hal-hal ini.
Ustaz Adi Hidayat dalam sebuah kesempatan ceramahnya mengupas tuntas hukum musik dalam Islam yang ternyata harus dipahami dari dasarnya. Terlebih dahulu beliau
"Tapi hati-hati ya masalah halal dan haram hukum musik ini jangan dianggap main-main. Ternyata ada alat yang tidak diharamkan, genderang perang," tegas Buya Yahya.
SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.