Penyakit hati seperti iri, dengki, hasut, marah, dan dendam ternyata bisa menjadi sebab banyaknya penyakit fisik. Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan perkara itu
Dalam ceramahnya, Syekh Ali Jaber pernah mengungkapkan sebuah hal yang mungkin menjadi penyebab mengapa rezeki masih seret meski sudah bekerja banting tulang.
Setiap orang memang tidak ada yang mengetahui kapan Rezeki akan datang. Meski begitu, Allah SWT telah membaginya sesuai dengan kapasitas setiap makhluknya.
Hasad merupakan salah satu penyakit hati yang harus dihindari oleh setiap manusia. bagaimana caranya untuk menyadarkan umat muslim seperti apa bentuk hasad?
Ustaz Abdul Somad mengingatkan sesuatu yang seketika bisa membuat semua pahala hangus. Semua amal-amal yang sudah ditumpuk bisa ludes seketika karena ini.
Meski sudah banyak ibadah dan punya setumpuk amal, ternyata kata Ustaz Abdul Somad (UAS) bisa hangus gegara ini. Ini adalah dosa pertama yang dilakukan iblis.
Ustaz Abdul Somad mengingatkan penyakit yang berbahaya. Kata Ustaz Abdul Somad ini adalah dosa pertama yang dilakukan oleh iblis dan membuat pahala hangus.
Menurut Buya Yahya, pertama, adalah orang yang mencari kejelekan orang lain karena hatinya jelek dan kotor, mencari-cari kejelekan orang lain, biasakan berucap yang baik
Yang dimaksudkan dengan penyakit hati adalah lebih kepada kerusakan pandangan dan keinginan seseorang terhadap realita atau kebenaran yang ada di hadapannya.
Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.