GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heran Meski Sudah Banting Tulang, Rezeki Masih Seret? Syekh Ali Jaber Bilang Bisa Saja Hal Ini Jadi Penyebabnya...

Dalam ceramahnya, Syekh Ali Jaber pernah mengungkapkan sebuah hal yang mungkin menjadi penyebab mengapa rezeki masih seret meski sudah bekerja banting tulang.
Jumat, 12 Juli 2024 - 05:48 WIB
Syekh Ali Jaber
Sumber :
  • Tangkapan layar

tvOnenews.com - Dalam sebuah kesempatan saat sedang berdakwah, Syekh Ali Jaber pernah mengungkapkan sebuah hal yang mungkin saja menjadi penyebab mengapa rezeki masih seret meski sudah bekerja banting tulang.

Dalam Islam kita percaya kalau Allah SWT telah memberi rezeki sesuai dengan kapasitas dari setiap makhluknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, setiap orang sudah pasti tidak akan pernah tau kapan rezeki dari Allah SWT akan datang dan dalam bentuk apa.


Syekh Ali Jaber (sumber: Tangkapan layar Youtube)

Pasalnya, rezeki dari Allah SWT bisa berbentuk apapun baik materi atau itu kesehatan.

Namun masih banyak orang yang berharap bisa mendapatkan rezeki dalam bentuk materi sehingga terkadang rela bekerja keras dari pagi hingga pagi demi mendapatkan semua itu.

Tak hanya itu, banyak orang yang berdoa menginginkan agar diberi rezeki berlimpah setiap selesai shalat.

Meski sudah melakukan berbagai cara dan melakukan berbagai amalan baik, tapi masih ada yang tak kunjung mendapat rezeki.

Lantas apa yang harus dilakukan agar rezeki bisa mengalir deras?


Syekh Ali Jaber (sumber: Tangkapan layar Youtube)

Melansir dari tayangan yang diunggah di kanal youtube Halo Sunnah, Syekh Ali Jaber pernah mengungkapkan hal yang mungkin menjadi penyebab rezeki tak kunjung datang meski sudah melakukan berbagai upaya.

Menurut Syekh Ali Jaber hal itu adalah pikiran, karena terkadang kita terlalu sering memikirkan hal yang tidak perlu dipikirkan dan itu mungkin membuat rezeki seret.

Terkadang, manusia suka memikirkan sesuatu yang bukan semestinya tidak harus ia pikirkan, seperti tentang kapan kematian akan datang.

Karena menurut Syekh Ali Jaber, hal seperti itu tidak perlu dipikirkan dan kita bisa lebih memikirkan sesuatu yang bermanfaat.

“Yang perlu dipikirkan bagaimana semestinya kita meninggal dalam keadaan baik,” ungkap Syekh Ali Jaber pada tayangan YouTube Halo Sunnah.

“Merasa istiqomah, rajin shalat tahajud, baca Al Quran tiap hari tapi mikir mengapa aku susah, sempit dalam usaha dan rezeki?” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Ilustrasi (sumber: Freepik/Rawpixel)

Bukan itu saja, sifat iri dan dengki melihat orang lain juga ada baiknya untuk dihindari karena itu merupakan penyakit hati.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

'Tanya Tiang!' John Herdman Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Gagal Cetak Gol Lawan Bulgaria

'Tanya Tiang!' John Herdman Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Gagal Cetak Gol Lawan Bulgaria

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman mengungkapkan alasan di balik kegagalan timnya mencetak gol saat kalah tipis dari Bulgaria 0-1 dalam lanjutan FIFA Series
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Evaluasi terhadap skuad Garuda dilakukan setelah Timnas Indonesia menelan kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).
John Herdman Terpukau! Calvin Verdonk Disebut Pemain Paling Lengkap di Timnas Indonesia

John Herdman Terpukau! Calvin Verdonk Disebut Pemain Paling Lengkap di Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pujian tinggi kepada Calvin Verdonk atas performa impresifnya dalam laga FIFA Series 2026.

Trending

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Evaluasi terhadap skuad Garuda dilakukan setelah Timnas Indonesia menelan kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT