News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Josua Pardede

Nilai Tukar Rupiah Pagi Ini Berkisar Rp 16.724 per Dolar

Nilai Tukar Rupiah Pagi Ini Berkisar Rp 16.724 per Dolar

Nilai tukar (kurs) rupiah pada pembukaan perdagangan hari Kamis di Jakarta melemah menjadi Rp16.724 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.717 per dolar AS.
Inflasi 2025 Diproyeksi Naik 3,2 Persen Imbas Cukai Minuman Manis hingga PPN 12 Persen

Inflasi 2025 Diproyeksi Naik 3,2 Persen Imbas Cukai Minuman Manis hingga PPN 12 Persen

Nota Keuangan 2025 menyoroti rencana pemerintah memberlakukan cukai pada minuman kemasan berpemanis dan meningkatkan tarif PPN mempengaruhi inflasi
Kurs Rupiah Kembali Menguat ke Rp15.995 per Dolar AS, Setelah Bank Indonesia Pertahankan BI-Rate di 6,25 Persen

Kurs Rupiah Kembali Menguat ke Rp15.995 per Dolar AS, Setelah Bank Indonesia Pertahankan BI-Rate di 6,25 Persen

Kurs Rupiah menguat meninggalkan level Rp16 ribuan per dolar AS menyusul keputusan Bank Indonesia untuk tetap mempertahankan BI-Rate di level 6,25 persen.
Nilai Tukar Rupiah Kembali Turun Mendekati Level Rp16 Ribuan, Ekonom Menyebut Ini Penyebabnya..

Nilai Tukar Rupiah Kembali Turun Mendekati Level Rp16 Ribuan, Ekonom Menyebut Ini Penyebabnya..

Nilai tukar atau kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank pada Jumat (17/5/2024), terpantau turun 60 poin atau 0,38 persen ke level Rp15.984 per dolar AS.
Hadapi Gejolak Rupiah Akibat Konflik Iran - Israel, Ekonom Menilai Kenaikan Suku Bunga Menjadi Opsi Terakhir Bank Indonesia

Hadapi Gejolak Rupiah Akibat Konflik Iran - Israel, Ekonom Menilai Kenaikan Suku Bunga Menjadi Opsi Terakhir Bank Indonesia

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan Bank Indonesia akan tetap mempertahankan BI-Rate di level 6,00 persen pada Rapat Dewan Gubernur pekan ini.
Rupiah di Awal Tahun 2024 Melemah jadi Rp15.430 Per Dolar AS

Rupiah di Awal Tahun 2024 Melemah jadi Rp15.430 Per Dolar AS

Rupiah di awal tahun 2024 pada perdagangan Selasa pagi melemah menjadi Rp15.430 di tengah pasar menantikan data terkini terkait inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Indonesia tahun 2023.
Ekonom Sebut Dampak El Nino Akan Terasa Tahun 2024, Sulit Capai Target Inflasi

Ekonom Sebut Dampak El Nino Akan Terasa Tahun 2024, Sulit Capai Target Inflasi

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede mengatakan puncak dari El Nino atau fenomena kekeringan pada September ini akan terasa dampaknya 6-9 bulan ke depan.
Memuat Konten Berikutnya...

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT