Kesialan Red Sparks seolah tidak ada habisnya. Setelah Megawati Hangestri dipastikan tidak kembali, kini pemain andalan Ko Hee-jin diisukan pindah ke tim rival.
Mantan rekan setim Megawati Hangestri sekaligus middle blocker Red Sparks, Jung Ho-young dikabarkan menjadi incaran bagi sejumlah klub di bursa transfer Liga Voli Korea 2026-2027.
Nasib apes kembali menimpa Red Sparks di V-League musim ini. Bestie Megawati Hangestri yaitu Jung Ho-young dikonfirmasi berpisah lebih cepat dengan Ko Hee-jin.
Megawati Hangestri bisa saja gagal reuni dengan salah satu rekan dekatnya di Red Sparks yakni Jung Ho-young, jika Megatron kembali bermain di Liga Voli Korea 2026-2027.
Red Sparks kembali diterpa nasib sial setelah middle blocker andalan mereka, Jung Ho-young, mengalami cedera patah jari tengah kiri, berapa lama kah absen?
Red Sparks kembali diterpa kabar buruk setelah pemain andalannya yang juga merupakan sahabat Megawati Hangestri dikabarkan berpotensi absen panjang di Liga Voli Korea.
Hasil Liga Voli Korea 2025/2026, Jumat 21 November, Red Sparks membuktikan jika mereka masih menjadi tim yang belum bisa d taklukan oleh AI Peppers musim ini.
Megawati Hangestri kini tak akan lagi menjadi salah satu perwakilan Red Sparks di acara Media Day untuk pembukaan Liga Voli Korea Selatan atau V-League 2025-2026.
Terdapat sejumlah pemain Red Sparks yang resmi bakal absen alias tak hadir dalam pesta pernikahan Megawati Hangestri dan Dio Novandra di Surabaya, Jawa Timur.
Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".
Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.