Ini adalah dua artikel terpopuler di kanal News-Ekonomi selama sepekan. Dua topik yang paling banyak dibaca soal Ridwan Kamil dan Bank BJB, hingga kasus Sritex.
Pelatih Arema FC Jose Manuel Gomes da Silva atau Ze Gomes mengungkapkan tiga poin yang diraih setelah mengalahkan Barito Putera dengan skor 4-2, tidak bisa dilepaskan dari kemenangan 3-1 atas Persija Jakarta beberapa waktu lalu.
KPK menggeledah rumah mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Senin (10/3/2025), terkait kasus korupsi Bank BJB. Ternyata ada beberapa hal yang disita.
PDIP membeberkan alasannya memecat kadernya, Effendi Simbolon dari keanggotaan partai banteng, yakni karena bertemu Jokowi dan mengubah dukungan dari partai.
Cagub Jakarta Nomor Urut 1 Ridwan Kamil membela pasangannya Suswono yang selip bicara soal janda kaya menikahi pengangguran miskin, dikaitkan Nabi Muhammad SAW.
Pengurus Besar Komunitas Aktivis Muda Indonesia (PB KAMI) mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan pengusutan tuntas peredaran oli ilegal dan sparepart palsu kendaraan bermotor.
Dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan, PT Akulaku Finance Indonesia, berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberikan penyediaan layanan kesehatan dan hidangan berbuka puasa kepada dhuafa dan kaum yang membutuhkan.
Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul.
Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH).
Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,