News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kartel Kremasi

Krematorium Gratis Jenazah Covid-19 di Tegal Alur Mulai Difungsikan

Krematorium Gratis Jenazah Covid-19 di Tegal Alur Mulai Difungsikan

Proses kremasi jenazah sendiri memakan waktu hingga 2,5 jam untuk satu jenazah dengan mesin berkekuatan 1.000 derajat celsius.
Ibadah Haji 1442 H Berakhir, Jemaah Mulai Meninggalkan Mekkah

Ibadah Haji 1442 H Berakhir, Jemaah Mulai Meninggalkan Mekkah

Pelaksanaan rangkaian ibadah haji 2021 tinggal menyisakan ibadah akhir yaitu thawaf wada atau thawaf perpisahan. Setelah itu, jamaah akan kembali ke rumah masing-masing.
Pemprov DKI Jakarta Bangun Krematorium Gratis Bagi Jenazah Covid-19

Pemprov DKI Jakarta Bangun Krematorium Gratis Bagi Jenazah Covid-19

Pembangunan Krematorium untuk jenazah Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat,  telah rampung dikerjakan. Krematorium difungsikan pada Sabtu esok (24/7).
Marak Kartel Kremasi, Ternyata Segini Biaya Kremasi Jenazah Pasien Covid-19

Marak Kartel Kremasi, Ternyata Segini Biaya Kremasi Jenazah Pasien Covid-19

Maraknya dugaan kartel kremasi bagi pasien Covid-19 sebesar puluhan juta rupiah viral di media sosial.
Bareskrim Polri Turun Tangan Usut Kartel Kremasi

Bareskrim Polri Turun Tangan Usut Kartel Kremasi

Kabareskrim menyatakan pihaknya akan mendalami segala pelanggaran hukum terkait dengan penanganan Covid-19 di Indonesia.
Rumah Duka Abadi Bantah Terlibat Kartel Kremasi, Tapi Tak Menyangkal Soal Biaya

Rumah Duka Abadi Bantah Terlibat Kartel Kremasi, Tapi Tak Menyangkal Soal Biaya

Menurut Indra harga yang tercantum pada bon hanyalah kisaran. Setuju atau tidak, tergantung keluarga mendiang.
Biaya Kremasi Capai Rp65 Juta, Wagub DKI Minta Krematorium Tak Ambil Untung di Masa Pandemi

Biaya Kremasi Capai Rp65 Juta, Wagub DKI Minta Krematorium Tak Ambil Untung di Masa Pandemi

Tak tanggung-tanggung, dari informasi yang beredar, tarif kremasi di masa pandemi dipatok Rp45—65 juta.
Memuat Konten Berikutnya...

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT