Kapolsek Kaligondang, AKP Sugeng Tugino mengatakan kebakaran menimpa rumah milik Sahadi di wilayah Desa Cilapar RT 4 RW 1, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga.
Rumah semi permanen milik warga di Desa Karanggedang, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah ludes terbakar, Kamis (31/8/2023) dini hari.
Peristiwa tersebut menimpa rumah warga Desa Serayu Karanganyar, Mrebet, Purbalingga. Penyebab kebakaran diduga akibat penghuni rumah lupa mematikan tungku.
Kebakaran sebuah rumah terjadi di Desa Brobot, Bojongsari, PurbaIingga, Jawa Tengah, Selasa (2/5/2023). Kebakaran diketahui pertama kali pada pukul 04.00 WIB.
eristiwa kebakaran terjadi di Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah Kamis (2/3/2023) pagi. Satu rumah milik ludes terbakar berikut isinya, setelah api dari nyala lilin ditinggal tidur oleh pemiliknya.
Kebakaran hebat landa Bengkel sepeda motor, dua rumah warga, dan tiga kios di Dukuh Picung, Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Purbalingga pada Senin.
Sebuah kios handphone yang juga digunakan sebagai tempat tinggal di Jalan Letkol Isdiman, Kelurahan Bancar, Kabupaten PurbaIingga terbakar. Ibu dan anak tewas
Kebakaran melanda rumah warga di Desa Dawuhan, Padamara, PurbaIingga, Jawa Tengah, Rabu (29/6/2022). Diduga kebakaran dipicu tungku yang belum sepenuhnya padam.
Seorang nenek sebatang kara ditemukan tewas terbakar, setelah rumah semi permanen miliknya di Desa Panican, Kemangkon, Kabupaten Purbalingga ludes terbakar
Diduga akibat pemilik rumah lupa mematikan kompor, kebakaran menimpa sebuah rumah di Desa Kutawis, Bukateja, Kabupaten PurbaIingga Jateng, Jumat (7/1/2022).
Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.