Dua wanita yang merupakan Ibu Rumah Tangga (IRT) yakni MAR (44) dan DP (26) ditangkap aparat kepolisian Unit Narkoba Polres Musi Banyuasin. Keduanya merupakan warga Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin.
Polda Sunatra Selatan, dikabarkan berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan satu keluarga di Desa Lumpatan, Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin, Sunatra Selatan.
Aparat kepolisian Polres Musi Banyuasin, menemukan keempat jenazah tersebut di tiga tempat yang berbeda. Heri dan Jurai ditemukan di dalam rumahnya dengan kondisi tangan terikat dan sudah membusuk. Sementara Marsel ditemukan di semak belukar dalam kondisi dipenuhi luka bacokan.
Mayat ini diduga merupakan pelajar SD bernama Alfaris (10) anak pasangan Ibrahim dan Titik Susanti, warga Desa Sukarami, Kecamatan Sekayu, yang hilang tenggelam di Sungai Musi pada dua pekan lalu.
Sementara Kepala Dinas BPBD Musi Banyuasin, Fatih Riduan mengatakan, tim gabungan terus berusaha menyisiri perairan Sungai Musi serta melakukan penyelaman untuk mencari korban.
Aparat Kepolisian Polsek Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, menangkap seorang wanita bernama Winda (27) warga Kelurahan Soak Baru, Kecamatan Sekayu, Kami
Baru-baru ini Musi Banyuasin digegerkan dengan kabar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Kartika (23) tega menjual anak di bawah umur kepada pria hidung bela
Polisi tangkap komplotan curanmor di Musi Banyuasin. Tersangka buronan, sudah meresahkan warga. Dua rekannya juga ditangkap. Ancaman hukuman di atas 5 tahun.
SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.