Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta telah menginjak usia ke-13. Tahun ini, peringatan Undang-Undang Keistimewaan (UUK) Nomor 13 Tahun 2012 mengangkat tema 'Mupakara Gunita Prasanti Loka'.
Pemda DIY menyerahkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan (Danais) kepada Kabupaten/Kota dan Kalurahan tahun 2025. Total dana yang didistribusikan sekitar Rp 1,2 Triliun.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyampaikan bahwa Danais Jogja bisa dipakai untuk pengurangan kemiskinan melalui kegiatan-kegiatan produktif di tingkat kalurahan.
Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUPESDM) segera memperbaiki tujuh ruas jalan provinsi yang rusak.
Paniradya Keistimewaan DIY berkolaborasi dengan Sekber Keistimewaan DIY dan Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) belum lama ini menggelar program sinau sejarah.ÂÂ
Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, Yenny Wahid menghadiri Silaturahmi Kebangsaan di Pondok Pesantren Qashrul Arifin
Panggung Rakyat Gebyar Keistimewaan DIY selama tiga hari di Lapangan Secang, Kulon Progo mendatangkan berkah tersendiri untuk masyarakat dan UMKM di Yogyakarta
Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) gelontorkan Dana Keistimewaan sedikitnya Rp 7 Miliar untuk pembangunan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) Terintegrasi.
BPK Perwakilan DI Yogyakarta menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Evektivitas Pemanfaatan Dana Keistimewaan TA 2018 sampai semester 1 tahun 2022.
Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) gelontorkan Rp129,9 miliar Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang bersumber dari Dana Keistimewaan kepada kalurahan di DIY.
Paniradya Kaistimewan, Dinas Koperasi dan UMKM DIY melakukan kunjungan lapangan di Teras Malioboro sebagai implementasi program Paniradya Kaistimewan, Pak Radji
Petenis Italia Jannik Sinner harus menelan salah satu kekalahan paling menyakitkan dalam kariernya setelah takluk dari Novak Djokovic pada babak semifinal Australian Open.
Sejak memasuki awal Tahun 2026, wilayah Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya dilanda cuaca ekstrem hingga berdampak banjir dan melumpuhkan sejumlah akses publik.
Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.