Oneprix Indonesia Motorprix Championship 2022 melahirkan calon-calon raja balap motor nasional. Kelas Beginner memunculkan Ziven Rozul sebagai penguasa Sentul.
Setelah memanaskan Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Oneprix 2022 kembali ke Sirkuit Sentul. Meski bukan di Mijen, Semarang, putaran ketiga akan berjalan seru.
Balap motor bergengsi di Tanah-Air, Oneprix Indonesia Motorprix Championship kembali bergulir. Balapan akan berlangsung pada Sabtu-Minggu, 20-21 Agustus 2022.
Oneprix 2022 telah memancu bakat-bakat belia di lintasan balap. Tapi sebagai bocah, Ziven Rosul pun tak lupa kegiatan sehari-hari, termasuk mengaji di masjid.
Oneprix 2022 putaran pertama memperkuat predikat Ziven Rozul sebagai jagoan kelas Beginner. Apa target sang pebalap yang masih duduk di bangku sekolah dasar?
Oneprix Indonesia Motoprix Champhionship 2022 telah mendekati putaran kedua. Masih ada cerita seru dari putaran pertama, termasuk balapan di kelas beginner.
Oneprix telah menantang banyak pebalap belia untuk beraksi di lintasan. Dari mana saja para rider muda berasal? Adakah sekolah balap yang mumpuni di Tanah-Air?
Berbeda dari aksi liar di jalan umum, balapan di lintasan Oneprix justru bisa membuat orangtua bangga. Begitu pengalaman pebalap belia, Ziven Rosul Abiy Salim.
Oneprix Indonesia Motoprix Championship 2022 bukan milik hanya pebalap kawakan. Para pendatang baru, anak-anak berwajah polos ikut beraksi di kelas beginner.
Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.