Wulan Wustika, pendamping korban ungkap identitas dan tabiat asli Kiai MR (52), tokoh agama di Bekasi yang mencabuli keponakan dan anak angkat sejak SD & SMP.
Seiring dengan peristiwa tersebut, adik korban yang bernama Tato Supriatno yang berusaha melerai pertikaian antara korban dan pelaku juga meninggal dunia. Tato diduga meninggal karena serangan jantung.
Satreskrim Polres Jepara mengamankan Pelaku AK (45), yang tega menyetubuhi keponakannya yang masih berusia 11 tahun. Modus pelaku adalah mengiming-imingi uang.
Pelaku pembunuhan berinisial MMD (26) telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan terhadap asisten rumah tangga (ART) berinisial SL (43) di Cipayung, Jaktim.
Terdesak kebutuhan, seorang keponakan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah nekat mencuri sepeda motor pamannya. Dalam menjalankan aksinya, pelaku S (30) warga Desa Sendangsoko, Kecamatan Jakenan, Pati beraksi seorang diri.Â
Polisi tangkap KST, lantaran melakukan aksi pencabulan kepada keponakannya sendiri, yang masih di bawah umur. pelaku ancam korban jika perbuatannya dilaporkan
Dua kakak beradik jadi korban pencabulan paman sendiri di Ketapang. Sang paman berinisial SU (53) tega mencabuli dua keponakannya yang masih di bawah umur
Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.