Masih ingat kisah Kopda Muslimin? Anggota TNI Semarang yang sewa 'Babi' hingga santet istrinya, tapi malah berakhir tewas keracunan. Simak kisah selengkapnya...
Berkas perkara kasus upaya pembunuhan terhadap istri Kopda Muslimin dilimpahkan oleh penyidik Polrestabes Semarang ke Kejari Kota Semarang, Jumat (18/11/2022).
Komplotan perencanaan pembunuhan terhadap Rina Wulandari, istri Kopda Muslimin, menjalani rekonstruksi adegan di rumah korban di Banyumanik Kota Semarang.
Baru tiga hari ditetapkan sebagai buronan dalam kasus penembakan terhadap istrinya sendiri Rina Wulandari, Kopda Muslimin ditemukan tewas di rumah orangtuanya
Kopda Muslimin atau Kopda M, seorang Prajurit TNI ditemukan tewas di rumah orang tuanya di Kelurahan Trompo, Kendal, Jawa Tengah pada Kamis (28/7/2022) pagi.
Drama kematian Kopda Muslimin atau Kopda M akhirnya terungkap sudah, Jumat (29/7/2022). Adapun Kopda Muslimin atau Kopda M sang dalang percobaan pembunuhan itu
Kopda Muslimin dikenal baik dan dermawan kepada para tetangga di desanya. Setiap pulang kampung terutama hari raya, sering bagi-bagi uang kepada tetangganya.
S, salah satu tetangga Mustaqim, orang tua Kopda Muslimin, menceritakan keanehan di pagi hari sebelum warga digemparkan dengan kematian Kopda M di Kec Kendal
Kopral Dua (Kopda) Muslimin adalah dalang atas pembunuhan istrinya yang bernama Rina Wulandari. Pria yang bertugas di Yon Arhanudse 15 Kodam IV Diponegoro ini diketahui menyewa lima orang untuk menghabisi nyawa istrinya.
Aksi penembakan seorang istri anggota TNI di Semarang kini menemui titik terang. Biang keladi dari kasus percobaan pembunuhan Rina Wulandari, yaitu Kopda M
Jenazah Kopral Dua (Kopda) Muslimin menjalani pemeriksaan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang Kamis (28/7/2022). Proses penyelidikan ini dilakukan usai dalang dari pembunuhan istrinya bernama Rina Wulandari tersebut dikabarkan bunuh diri dengan cara meminum racun di rumah orangtuanya di Desa Trompo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal sekitar pukul 07.00 WIB.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.