Sebagai legenda kiper Korea Selatan, kompariot sekaligus sahabat dari mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mempunyai kisah perjalanan memilih mualaf.
Lee Woon-jae, kiper legenda Timnas Korea Selatan bahkan sahabat seperjuangan mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY) punya kisah perjalanan mualaf.
Ternyata pelatih Timnas Indonesia STY memiliki seorang sahabat yang juga berkecimpung didunia sepak bola. Sosoknya sama-sama dari Negara Korea, akhirnya mualaf
Legenda kiper Timnas Korea Selatan sekaligus rekan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, Lee Woon-jae memiliki kisah mualaf dan peluk agama Islam karena ini.
Sahabat Shin Tae-yong yang memutuskan untuk menjadi mualaf, Lee Woon-jae langsung menebar ancaman serius setelah resmi menjadi musuh Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2024.
Sosok mualaf legenda Timnas Korea Selatan yang dulunya sebagai sahabat Shin Tae-yong, yakni Lee Woon-jae tak disangka memutuskan jadi musuh STY di Timnas Indonesia.
Kiper legenda Timnas Korea Selatan, Lee Woon-jae sebagai sahabat pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong yang putuskan mualaf dan masuk agama Islam pada 2004.
Red Sparks tengah diterpa kabar buruk secara bertubi-tubi. Setelah Ko Hee-jin yang resmi mundur dari posisi pelatih kepala, mantan tim Megawati Hangestri tersebut kini juga berpotensi tampil tanpa para pemain andalannya,termasuk Vanja Bukilic di KOVO Cup 2026.
Outside Hitter baru Hyundai Hillstate Jordan Wilson mengaku bersyukur bisa bertemu dengan Megawati Hangestri saat jalani kompetisi profesionalnya musim ini.
Masa depan Mees Hilgers bersama FC Twente kembali menjadi sorotan. Bek Timnas Indonesia itu dikabarkan meninggalkan klub untuk bergabung dengan SC Heerenveen.
Ko Hee-jin akhirnya memutuskan mundur dari kursi pelatih kepala Red Sparks setelah terseret kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan tim. Imbas kasus tersebut, mantan pelatih Megawati Hangestri itu sempat mendapatkan hujatan hingga diusir oleh volimania Korea Selatan.
Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 tahun 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.