Dokter itu mengaku mayoritas menerima pasien aborsi yang rata-rata adalah anak-anak usia produktif seperti anak SMA dan mahasiswi yang hamil diluar nikah.Â
Dosen pelaku pelecehan seksual terhadap mahasiswi di Buleleng, Bali, berinisial PPA (33) kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian Polres Buleleng
Korban pelecehan seksual seorang mahasiswi Bali yang dilakukan dosennya di kos-kosan menyita perhatian publik hinga menuai komentar netizen. Bahkan, polisi saat
Pihak Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Buleleng memutuskan memecat PPA, dosen yang viral karena melakukan pelecehan seksual dan percobaan pemerkosaan terha
Setelah melakukan penyelidikan dan memintai keterangan sejumlah saksi, terungkap motif pelecehan yang dilakukan dosen terhadap mahasiswinya di sebuah tempat kos di Kabupaten Buleleng, Bali yang belakangan viral di media sosial.
Pihak Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Buleleng memutuskan memecat PPA, dosen yang viral karena melakukan pelecehan seksual dan percobaan pemerkosaan terhadap mahasiswinya.
Akhirnya terkuak, detik-detik kronologi insiden mahasiswi Bali yang dilecehkan sang dosennya di Kos-kosan. Kronologi itu pun terungkap karena beredarnya rekaman
Setelah viralnya kasus karyawati Cikarang yang diajak manajernya staycation. Kini giliran kasus mahasiswi yang dilecehkan dosennya jadi viral di media sosial ka
SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil