Polda Bali Tangkap 3 Mahasiswi Jadi Operator Judi Online Jaringan Kamboja di Bali
- tim tvone - aris wiyanto
Denpasar, tvOnenews.com – Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Bali berhasil membongkar markas situs judi online jaringan internasional yang beroperasi di wilayah Benoa, Kuta Selatan, Badung pada April 2024. Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan empat tersangka, tiga diantaranya merupakan mahasiswi asal Manado.
Direktur Reserse Siber Polda Bali, Kombes Pol Aszhari Kurniawan, mengungkapkan bahwa para pelaku mengoperasikan dua situs judi online besar, yakni ketua.co dan gn77. Sindikat ini diketahui memiliki keterkaitan kuat dengan jaringan judi online yang sebelumnya beroperasi di Filipina dan Kamboja.
Operasi ini bermula dari patroli siber intensif yang dilakukan oleh tim Ditressiber. Setelah melakukan pemantauan (surveillance) di lapangan, petugas menggerebek sebuah rumah/penginapan di Jalan Pratama Gang Hasan, Benoa, pada Minggu (12/4/2024).
Empat orang tersangka yang berhasil diamankan adalah:
IJT alias Giselle (23) – Mahasiswi asal Manado
RFD alias Selena (22) – Mahasiswi asal Manado
MDB alias Aletta (22) – Mahasiswi asal Manado
WAB alias Guang Yun (31) – Laki-laki asal Jakarta
Para mahasiswi ini berperan sebagai operator atau telemarketing yang bertugas mencari korban melalui media sosial. Berdasarkan hasil pemeriksaan, mereka bekerja selama 12 jam sehari dengan iming-iming gaji fantastis mencapai belasan juta rupiah per bulan.
"Para pelaku tergiur oleh bayaran dari jaringan internasional ini. Mereka bekerja secara shift untuk memastikan situs tetap beroperasi," ujar Kombes Pol Aszhari Kurniawan dalam konferensi pers di Mapolda Bali, Rabu (29/4)
Atas perbuatannya, ketiga mahasiswi dan satu rekan pria mereka kini mendekam di tahanan Polda Bali. Mereka dijerat dengan pasal perjudian dalam KUHP serta Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.
Polisi mengimbau masyarakat, terutama generasi muda, agar tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan dengan gaji tinggi yang tidak masuk akal, terutama yang berkaitan dengan aktivitas digital ilegal. (awt/hen)
Load more