Komisioner Kompolnas menyoroti fenomena semakin marak aksi main hakim sendiri setelah insiden terduga pelaku maling ayam di Bali tewas dikeroyok oleh massa.
Fakta-fakta terbaru kasus pria diduga maling ayam tewas dikeroyok di Bali. Polisi tetapkan lima tersangka, lakukan ekshumasi, hingga anak korban mendapat bantuan.
Fakta-fakta di balik kasus pria diduga maling ayam yang tewas dikeroyok massa di Bali. Korban tinggalkan tiga anak, polisi masih menyelidiki kasus ini.
Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Wilayah Kerja Provinsi Bali turun tangan menyikapi kasus tewasnya seorang pria yang diduga mencuri ayam setelah dikeroyok massa.
Seorang pria di Bali tewas usai dikeroyok massa setelah diduga mencuri seekor ayam milik warga di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kabupaten Tabanan.
Media sosial digegerkan kasus maling ayam tewas dikeroyok di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Bahkan, hal itu
Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Kasus meninggalnya Fajar Sahrudin alias FS (31), warga asal Kemiling, Lampung, yang ditemukan tewas di kawasan Plaza Utara Pintu 10 Gelora Bung Karno (GBK), Jak
Kematian Fajar Sahrudin di area Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, masih menjadi perhatian. Pengelola GBK kini mengumpulkan bukti dan rekaman CCTV.