Nasib pemain keturunan yang ogah main untuk Timnas Indonesia berakhir tragis ketimbang Elkan Baggott, karena Ipswich Town baru mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak.
Nasib mantan rekan setim Elkan Baggott sekaligus pemain keturunan yang pernah lebih pilih membela Timnas Australia ketimbang Timnas Indonesia kini pengangguran.
Masih ingat Massimo Luongo? Bintang Liga Inggris keturunan 'Sultan' yang memilih untuk membela Australia ketimbang Timnas Indonesia, ternyata kini nasibnya seperti ini.
Selain Elkan Baggott, Ipswich Town juga memiliki pemain lain yang memiliki darah Indonesia, yaitu Massimo Corey Luongo. Namun Massimo lebih pilih Australia dari
Pelatih baru Australia Tony Popovic mulai mengikuti langkah Shin Tae-yong yaitu memanggil pemain keturunan, tapi kali ini dia bawa bintang keturunan Indonesia.
Meskipun punya garis keturunan dari Sultan Bima, rekan setim Elkan Baggott di Ipswich Town ini justru lebih memilih bela Australia daripada Timnas Indonesia.
Meski punya garis keturunan Bima, NTB dari ibunya, namun rekan setim Elkan Baggott di Ipswich Town ini lebih pilih bela Australia dibandingkan Timnas Indonesia.
Siapa sangka, rekan setim Elkan Baggott di Ipswich Town yang memiliki darah Indonesia justru pilih bela Timnas Australia. Massimo Corey Luongo adalah pemain ke-
Selain Elkan Baggott, rupanya ada satu orang pemain Ipswich Town lainnya yang memiliki darah Indonesia. Bukan dari kakek maupun nenek, melainkan dari sang ibu
Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara