Pantas saja ginjal bisa rusak, ternyata cara minum air putih yang salah bisa jadi penyebabnya. dr Cahyono ungkap waktu minum yang benar agar tetap sehat.
Ternyata minum air putih saat makan dan setelah makan dilarang keras oleh dr Zaidul Akbar. Efeknya tidak main-main bagi pencernaan. Begini penjelasannya.
Banyak yang belum tahu kalau ternyata rutin mengonsumsi air putih tidak selamanya punya dampak bagus. Kata dr Cahyono, itu bisa menimbulkan kerusakan ginjal.
dr. Cahyono memperingatkan untuk tidak minum terlalu banyak air putih karena ternyata berbahaya bagi tubuh. Bahkan air putih bisa mengganggu keseimbangan pada
Menurut dr Cahyono, jangan terlalu banyak minum air putih menjelang waktu tidur atau sebelum tidur. Minum air putih sebelum tidur bisa menyebabkan ginjal rusak.
Rutin minum air ini setiap akan mengerjakan ibadah shalat fardhu lalu lihat apa yang terjadi, dr Zaidul Akbar sebut manfaatnya sangat luar biasa untuk tubuh.
Menurut dr Cahyono, jika terlalu banyak minum air putih di waktu ini ternyata bisa merusak fungsi ginjal. Jadi, kapan sebaiknya minum air putih yang tepat?
Berikut ini minuman yang baik diminum setiap akan melaksanakan shalat fardhu menurut dr Zaidul Akbar, minum secara rutin dan lihat efeknya untuk kesehatan.
Air putih memiliki manfaat yang besar bagi tubuh, salah satunya membuat tubuh supaya tidak terjadi dehidrasi. Ternyata kondisi ini justru membahayakan tubuh
Kebutuhan tubuh akan air putih merupakan sebuah kewajiban yang harus dipenuhi. Namun tahukah Anda jika ternyata minum air putih pun ada caranya? Dr Cahyono beri
dr Zaidul Akbar menyampaikan bahwa ada cara minum air putih yang tepat. Minum air putih yang paling tepat adalah sebelum makan dan sesudah makan, diberi jeda.
Melalui pernyataan resmi, Rabu (11/2/2026), Mohan Hazian mengakui kesalahan atas kasus dugaan pelecehan seksual. Ia mengundurkan diri dari brand Thanksinsomnia.
Shalat Isya mepet dengan waktu Subuh atau satu jam sebelum adzan Subuh apakah masih sah? Simak penjelasan Syaikh Sa’ad bin Turki Al-Khotslan berikut ini.
Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.