Polres Bantul melakukan pembongkaran makam atau ekshumasi terhadap jenazah RKP (21), perempuan asal Wirogunan, Mergangsan, Kota Yogyakarta, yang diduga tewas akibat minuman keras (miras) jenis oplosan.
Home Industri minuman keras (miras) impor palsu di Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, digerebek anggota Satsamapta dan Reskrim Polres Mojokerto
Stareskrim Polres Probolinggo Kota berhasil membekuk tiga remaja yang sedang menggelar pesta miras di Jalan Krakatau Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan.
Dua pemuda asal Desa Dawar, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto tewas dan dua lainnya harus menjalani perawatan medis usai pesta miras oplosan.
Pengungkapan terhadap peredaran miras ini berdasarkan informasi aduan dari masyarakat bahwa sering terjadi transaksi miras oplosan di salah satu rumah warga.
Pemberantasan miras ini menindaklanjuti audiensi antara Muhammadiyah, NI dan MUI DIY bersama Kapolda setempat seiring maraknya peredaran miras di wilayahnya.
Personel Polsek Cisaat dan Polres Sukabumi Kota menyelidiki kasus kematian tiga pemuda di wilayah Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (24/6)
Empat orang warga Semarang, Jawa Tengah, meninggal dunia usai menenggak minuma keras oplosan pada Kamis (4/1/2024) lalu. Saat ini kasus tersebut dalam pengusutas aparat kepolisian Polrestabes Semarang.
Sebanyak 13 warga Kabupaten Subang tewas usai menenggak minuman keras atau miras. Mereka menenggak miras diduga oplosan u sai mendatangi acara pernikahan.
Polisi mengamankan delapan muda-mudi yang sedang asyik menenggak miras oplosan di sebuah rumah di Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kudus, Kamis (19/10/2023).
Lima orang warga Kabupaten Bantul, Yogyakarta meninggal dunia setelah menenggak minuman keras oplosan di dua tempat yang berbeda dalam waktu hampir bersamaan.
Petugas Polsek Kudus Kota, Jawa Tengah  merazia salah satu rumah di Kelurahan Wergu Kulon, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah Selasa (25/7/2023) malam
SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.