Kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin kembali menjadi sorotan. Simak kronologi lengkap, fakta persidangan, perjalanan Jessica Wongso, dan pelajaran
Jessica Wongso, eks terpidana kasus kematian Wayan Mirna Salihin "kopi sianida" menceritakan nasib usai keluar dari penjara sempat niat cari uang lewat medsos.
Mahkamah Agung (MA) kembali menolak Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh mantan terpidana kasus pembunuhan berencana Jessica Kumala Wongso. dr Sumy Hastry pernah berbicara kalau
Mahkamah Agung (MA) menolak PK kedua yang diajukan Jessica Wongso. Dalam sebuah podcast, Jessica berharap bisa menyampaikan satu hal ini ke ayah Mirna Salihin.
Adapun Jessica Wongso yang dinyatakan bebas bersyarat pada 18 Agustus 2024, kini mulai berani menampilkan kegiatannya di media sosial, khususnya di Instagram.
Sidang peninjauan kembali (PK) terpidana kasus pembunuhan 'kopi sianida', Jessica Wongso berlangsung panas. Kali ini, ia memilih walk out dari ruang sidang.
Muncul bukti baru yang menyajikan fakta belum terungkap soal kasus 'kopi sianida' yang menewaskan Wayan Mirna Salihin dengan nama terpidana Jessica Wongso.
Dalam sebuah wawancara, Jessica Wongso pernah mengatakan ingin mengatakan hal ini, jika bertemu dengan ayah Mirna. Menurutnya, Edy Darmawan itu sebaiknya...
Nama Jessica Wongso yang menjadi tersangka kasus kopi sianida yang jadi penyebab Mirna kehilangan nyawa itu sempat kembali dapat sorotan beberapa waktu lalu.
Sidang Peninjauan Kembali (PK) terpidana kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Wongso ditunda oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.
Tim gabungan Kepolisian Daerah (Polda) Bangka Belitung bersama Satuan Pelaksana (Satlap) Tricakti berhasil menemukan puluhan karung berisi pasir timah tanpa dokumen sah.
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes turut merayakan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang dirayakan pada hari Senin (17/8/2026) ini.
Presiden Prabowo Subianto tampak mengenakan baju beskap bernuansa biru mencium Merah Putih sebelum mengangkat dan menyerahkannya kepada pembawa baki dari Tim Paskibraka "Indonesia Berdaulat"