Seekor monyet liar menggegerkan warga, usai naik ke atas mimbar di sebuah masjid, yang terletak di Kp. Baru, Kelurahan Cakung Barat, Jakarta Timur, pada Sabtu
Tak hanya merusak atap dan plafon rumah, kawanan primata tersebut diduga turun dari Gunung Banten dan mulai meresahkan warga dengan merusak rumah-rumah penduduk karena sudah tidak ada sumber makanan lagi akibat kemarau.
Seorang warga di Garut tewas diserang monyet liar saat hendak menangkap binatang tersebut. Rusli tewas saat akan menangkap monyet liar tersebut, malah diserang.
Sebanyak tiga orang di Dusun Sanggar, Desa Subo, Kecamatan Pakusari, Jember, mengalami luka parah akibat diserang monyet liar. Bahkan, dua orang diantaranya mengalami luka robek cukup parah dan harus mendapat perawatan intensif di puskesmas setempat.
Puluhan monyet liar tiba-tiba muncul di tempat peristirahatan wisatawan Payung Songgoriti Batu yang diduga akibat kehabisan makanan di habitat aslinya.
Keberadaan monyet liar kembali menimbulkan kekhawatiran. Kali ini, seekor monyet besar terlihat berkeliaran di area SDN Gading di Kecamatan Winongan, Pasuruan.
Selama kurun waktu dua tahun terakhir, petani di Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara diresahkan dengan gerombolan monyet liar yang kerap mendatangi perkebunan mereka
Suku Dinas (Sudin) Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan tangkap hewan liar untuk mengantisipasi penyebaran dari penyakit cacar monyet.
Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Publik masih memberi perhatian pada polemik Lomba Cerdas Cermat diselenggarakan oleh MPR RI. Amarah publik meluap saat Dewan Juri tidak memberi permohonan maaf
MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
Pandangan masyarakat terhadap benda-benda bersejarah yang sering dianggap keramat atau mistis kini ingin diubah oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).