Langkah besar tengah disiapkan Inter Milan untuk menyambut musim baru dengan wajah berbeda. Klub raksasa Italia itu dikabarkan membidik dua pemain asal Prancis.
Inter Milan nyaris ciptakan kejutan besar pada bursa transfer Januari lalu. Klub asal Milan itu hampir saja mengamankan jasa bintang Al-Ittihad, Moussa Diaby.
Upaya Inter Milan mendatangkan Moussa Diaby terhenti setelah Al-Ittihad menolak proposal yang diajukan. Keputusan tersebut membuat jalur negosiasi tertutup.
Inter Milan kembali temui jalan terjal di bursa transfer musim dingin. Upaya Nerazzurri untuk mendatangkan Moussa Diaby dari Al-Ittihad belum membuahkan hasil.
Al-Ittihad dan Inter Milan tengah terlibat dalam dinamika negosiasi yang menarik perhatian jelang penutupan bursa transfer musim dingin terkait Moussa Diaby.
Al Ittihad langsung menolak mentah-mentah penawaran Inter Milan untuk Moussa Diaby. Penawaran Inter Milan menurut petinggi Al Ittihad dianggap terlalu rendah.
Al Ittihad dikabarkan telah menolak mentah-mentah tawaran Inter MIlan soal transfer Moussa Diaby. Namun Al Ittihad masih berpotensi lepas Moussa Diaby ke Inter.
Harga pemain sayap Al Ittihad ini disebut terlalu mahal, Inter Milan diprediksi akan mundur pelan-pelan dalam proses perekrutan. Namun tetap ada peluang baru.
Ivan Perisic bukan satu-satunya pemain sayap yang sedang diincar Inter Milan. Ada satu lagi pemain sayap yang dikabarkan segera bergabung akhir Januari ini.
Karim Benzema batal tampil di Piala Dunia 2022 akibat cedera. Namun pelatih Didier Deschamps belum mengumumkan penggantinya. Siapa berpeluang menyusul ke Qatar?
Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".
Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.