Anggota Komisi IX DPR Fraksi NasDem Nurhadi mengatakan munculnya kasus baru gagal ginjal akut pada anak disebabkan keabaian yang dilakukan Kementerian Kesehatan
Anggota Komisi IX DPR Fraksi Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago desak Kemenkes dan BPOM libatkan pihak ketiga dalam uji laboratorium kelaikan obat sirop.
Tim Advokasi Kemanusiaan kasus gagal ginjal akut pada anak mendesak Presiden RI, Joko Widodo untuk segera memanggi Menteri Kesehatan RI dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) secapatnya.
Baru-baru ini kasus gagal ginjal akut pada anak/Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) kembali menelan korban, anak di Jakarta Timur meninggal dunia.
Buntut kasus gagal ginjal akut yang merenggut nyawa seorang anak di Jakarta, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan surat kewaspadaan dan peredaran obat sirop Praxion disetop BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).
Kasus gagal ginjal kembali terjadi lagi. Anak berusia 1 tahun meninggal dunia akibat mengalami gagal ginjal akut setelah mengkonsumsi obat sirup penurun demam.
Kembali ditemukan kasus baru Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) yang menyerang dua anak di DKI Jakarta. Satu di antaranya meninggal dunia.
Lagi-lagi ditemukan dua kasus gagal ginjal akut pada anak di Jakarta. Dari dua kasus itu, satu di antaranya meninggal dunia. Ini dibernarkan Dinas Kesehatan DKI Jakarta.
"BPOM jangan tunda lagi, kalau terbukti dia (pasien) konsumsi sirop di atas batas ambang normal, itu kan sudah bukti yang cukup kuat," kata Epidemiolog FKM UI.
Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC.
Ajax Amsterdam memastikan tiket ke play-off Conference League 2026/2027. Namun, penampilan Maarten Paes dan kolega justru menuai kritik dari sejumlah suporter.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.