Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mencatat adanya kesinambungan perbaikan di pasar obligasi negara pada Kuartal III/2025 seiring turunnya yield SUN (Surat Utama Negara) yang terus berlanjut.
Pemerintah menerbitkan Surat Utang Negara ORI026-T3 dan ORI026-T6. Kedua Obligasi Ritel ini menawarkan tingkat kupon 6,30% dan 6,40% dan bisa dibeli di BRImo.
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2022 menyetujui right issue dan penerbitan obligasi/sukuk BUMN konstruksi PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
Pemerintah menambah batas maksimal pembelian Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI022 menjadi Rp5 miliar dari yang sebesar Rp2 miliar pada penawaran seri sebelumnya yaitu ORI021.
Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menetapkan hasil penjualan obligasi negara ritel seri SBR011 Rp13,91 triliun.
Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati.
Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.