News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reksa Dana Pendapatan Kian Menarik di Akhir Tahun Ini Meksi Yield Obligasi Alami Penurunan

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mencatat adanya kesinambungan perbaikan di pasar obligasi negara pada Kuartal III/2025 seiring turunnya yield SUN (Surat Utama Negara) yang terus berlanjut.
Minggu, 23 November 2025 - 02:58 WIB
Ilustrasi obligasi dan pasar saham
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mencatat adanya kesinambungan perbaikan di pasar obligasi negara pada Kuartal III/2025 seiring turunnya yield SUN (Surat Utama Negara) yang terus berlanjut. 

Yield Surat Utang Negara (SUN) seri acuan tenor 10 tahun turun year-to-date (YtD) ke 6,07 persen pada 31 Oktober 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur PT Insight Investments Management (IIM), Camar Remoa menjelaskan bahwa turunnya yield obligasi saat ini dikarenakan banyaknya likuiditas di pasar selama 3 bulan terakhir akibat jatuh tempo SUN dan SRBI yang besar.

Selain itu, kata Camar, adapula penurunan suku bunga bank sentral baik global maupun domestik turut menambah sentimen positif pada penguatan yield. 

Menurutnya pasar menilai masih terdapat ruang penurunan suku bunga ke depan sehingga masih terdapat potensi penguatan harga obligasi seiring dengan yield yang bergerak turun.

“Dengan adanya tren penurunan suku bunga dan semakin kuatnya indikasi bahwa suku bunga masih berpotensi turun lagi, pasar melihat peluang yang mendorong investor meningkatkan permintaan terhadap obligasi sehingga yield bergerak turun. Semua ini diperkuat oleh demand SUN yang juga sedang tinggi di pasar,” jelas Camar, Jakarta, Sabtu (22/11/2025).

Pergerakan yield yang menurun ini kemudian memberikan dampak positif bagi sejumlah instrumen investasi, termasuk reksa dana pendapatan tetap.

Camar juga menambahkan soal forecast yield hingga akhir tahun 2025 masih relatif stabil diangka 6,10-6,65 persen. 

“Kondisi ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagi reksa dana pendapatan tetap, yang mengelola portofolio kombinasi obligasi pemerintah dan korporasi ber-rating tinggi sehingga memberikan keseimbangan antara stabilitas dan potensi imbal hasil,” jelas Camar. 

Camar memaparkan bahwa dinamika pasar saat ini membuat reksa dana pendapatan tetap kembali menjadi salah satu instrumen yang paling diperhatikan menjelang akhir 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tren penurunan yield memberi ruang bagi investor untuk memperoleh potensi capital gain di samping kupon yang diterima secara berkala.

“Di tengah tren turunnya yield dan membaiknya persepsi risiko di pasar, instrumen pendapatan tetap kembali menunjukkan posisinya sebagai pilihan yang solid bagi investor yang mencari keseimbangan antara stabilitas dan potensi imbal hasil,” ujar Camar.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Proliga 2026, 31 Januari: Tantang Popsivo yang Tengah Terpuruk, Jadi Momentum Kebangkitan Yolla Yuliana Cs

Jadwal Proliga 2026, 31 Januari: Tantang Popsivo yang Tengah Terpuruk, Jadi Momentum Kebangkitan Yolla Yuliana Cs

Jadwal Proliga 2026 Sabtu 31 Januari yang merupakan hari ketiga seri keempat di Gresik akan menyuguhkan dua laga dari sektor putra dan putri.
Polisi Ungkap Fakta Soal Temuan Darah di Apartemen Lula Lahfah

Polisi Ungkap Fakta Soal Temuan Darah di Apartemen Lula Lahfah

Bercak darah di sprai dan tisu saat selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya di wilayah Jakarta Selatan.
Risiko Besar! Kemenangan Malaysia Bisa Dibatalkan Jika Pakai 7 Pemain Ini

Risiko Besar! Kemenangan Malaysia Bisa Dibatalkan Jika Pakai 7 Pemain Ini

Pakar sepak bola Malaysia, Zakaria Rahim, memperingatkan potensi bahaya besar bagi sepak bola Malaysia jika federasi tetap memaksakan penggunaan tujuh pemain naturalisasi yang baru-baru ini kembali berstatus aktif.
Riza Chalid Cs Diduga Gunakan Buzzer, Polri dan Kejagung Diminta

Riza Chalid Cs Diduga Gunakan Buzzer, Polri dan Kejagung Diminta

Dugaan kasus korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina yang melibatkan Riza Chalid Cs terus bergulir dan menjadi sorotan tajam publik.
Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Petenis Italia Jannik Sinner harus menelan salah satu kekalahan paling menyakitkan dalam kariernya setelah takluk dari Novak Djokovic pada babak semifinal Australian Open.
Waspada Beraktivitas, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Landa Wilayah Pulau Jawa

Waspada Beraktivitas, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Landa Wilayah Pulau Jawa

Cuaca ekstrem kembali diprediksi akan melanda wilayah di pulau Jawa dan sekitarnya pada penghujung bulan Januari 2026 ini.

Trending

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Pelatih Bologna Vincenzo Italiano mengaku puas dengan pencapaian timnya di fase liga Liga Europa 2025/2026.
Sopir Truk Tewas di Pelabuhan PT DABN, Penyelidikan Polisi Masih Berjalan

Sopir Truk Tewas di Pelabuhan PT DABN, Penyelidikan Polisi Masih Berjalan

Penanganan kasus kecelakaan kerja yang menewaskan seorang sopir truk di area Pelabuhan PT DABN hingga kini masih terkesan buram.
Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Petenis Italia Jannik Sinner harus menelan salah satu kekalahan paling menyakitkan dalam kariernya setelah takluk dari Novak Djokovic pada babak semifinal Australian Open.
Banjir Tak Terbendung, Pemprov DKI Jakarta Operasikan Pintu Laut

Banjir Tak Terbendung, Pemprov DKI Jakarta Operasikan Pintu Laut

Sejak memasuki awal Tahun 2026, wilayah Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya dilanda cuaca ekstrem hingga berdampak banjir dan melumpuhkan sejumlah akses publik.
Kritik Gatot Nurmantyo Terkait Pernyataan Kapolri Dinilai Tak Sesuai Fakta

Kritik Gatot Nurmantyo Terkait Pernyataan Kapolri Dinilai Tak Sesuai Fakta

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan tegas menyatakan penolakan jika institusi Polri di bawah kementerian/lembaga dalam rapat bersama DPR RI.
Megawati Hangestri Cs Amankan Posisi Runner Up Putaran Pertama Proliga 2026 , Pelatih JPE Sebut Performa Anak Asuhnya...

Megawati Hangestri Cs Amankan Posisi Runner Up Putaran Pertama Proliga 2026 , Pelatih JPE Sebut Performa Anak Asuhnya...

Juara bertahan Proliga, Jakarta Pertamina Enduro berhasil meraih hasil maksimal pada laga terakhir mereka di putaran pertama musim ini.
PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT