Kasus mutilasi yang dilakukan oleh AM (24) dengan membuang jasad di Jalur Pacet-Cangar, menambah rentetan fakta jika jalur tersebut kerap menjadi destinasi pembuangan mayat
Warga Pacet, Mojokerto dibuat heboh dengan penemuan potongan tubuh manusia. Setelah disisir polisi, ternyata di daerah tersebut ada potongan daging lainnya.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan Jalur Pacet-Cangar, tepatnya di Jalan Sumber Brantas, Mojokerto, yang sempat terdampak longsor pada 3 April 2025, dibuka secara terbatas mulai Rabu ini.
Longsor yang terjadi di wilayah kawasan hutan Raden Soerjo, Blok Watulumpang, Pacet, Mojokerto, Kamis (3/4) sekitar pukul 11.15 WIB, ternyata memakan korban.
Kematian tragis menimpa Wawan (24), warga Dusun Paras, Desa Kembangbelor, Pacet, Mojokerto. Warga menyebut, Wawan tewas diduga ditusuk adik perempuannya sendiri
Sebagai pelaku industri pariwisata, Bobocabin berkomitmen mendukung pemulihan pariwisata Indonesia melalui berbagai produk serta fasilitas yang diluncurkan
Prestasi membanggakan di bidang robotik, santri siswa Madrasah Aliyah Unggulan Bertaraf Internasional PP Amanatul Ummah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto
Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah,