Menjelang babak grand final V League 2025/2026 anatar Hi Pass menghadapi GS Caltex, salah satu media Korea menilai jika kini peta persaingan telah berubah.
Pelatih tim Hi Pass, Kim Jong-min tak bisa menutupi kekecewaannya usai dirinya resmi didepak dari kursi pelatih tim jelang final Liga VOli Korea 2025/2026.
Keputusan tim yang jadi juara babak reguler, Hi Pass, memecat pelatih Kim Jong-min menjelang final Liga Voli Korea 2025/2026 benar-benar mengejutkan publik.
Keputusan Expressway Hi Pass memcat pelatih mereka tetap sebelum laga perdananya di babak play off ternyata membuat penyelenggara Liga Voli Korea marah besar.
Kim Jong-min mengungkapkan perasaan usai secara mengejutkan dipecat dari kursi kepelatihan Expressway Hi-Pass sepekan jelang final Liga Voli Korea 2025-2026.
Kim Jong-min diberitahu bahwa pihak Expressway Hi-Pass tak akan memperpanjang kontraknya yang efektif akan berakhir pada 31 Maret 2026 pada Kamis (26/3/2026) pagi WIB.
Tanpa Megawati Hangestri, Kang So-hwi justru tampil menonjol di Liga Voli Korea, membawa Korea Expressway Hi-Pass juara musim reguler dan membuktikan kemampuan.
Kabar baik datang dari pemain kuota Asia milik Expressway Hi Pass sekaligus sahabat Megawati Hangestri, Thanacha Sooksod, yang sempat mengalami cedera parah.
Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh".
Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.