Seluruh unggahan media sosial TikTok diduga milik mahasiswa pelaku pembacokan mahasiswi Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Suska Riau kini mengejutkan publik.
Terungkap sifat mahasiswa R (22), pelaku pembacokan di kampus UIN Suska Riau. Insiden diduga dipicu dendam karena cinta tak terbalas usai kedekatan saat KKN
Korban diketahui bernama Farradhilla Ayu Pramesti (23), mahasiswa Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Suska Riau. Ia mengalami luka bacok di bagian kepala dan lengan.
Seorang mahasiswa berinisial M.A (23), warga Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, menjadi korban pembacokan di Jalan Raya Bantaran, Dusun Dawuan, Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Probolinggo, Minggu (31/8) malam.
Seorang mahasiswa asal Jepara meninggal dunia usai jadi korban pembacokan gengster di depan SPBU Kelud Raya, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (17/9/2024) dini hari.
Polres Metro Tangerang Selatan (Tangsel) bertindak seusai viral kasus dugaan kekerasan yang dialami sejumlah mahasiswa Katolik Universitas Pamulang (Unpam) saat melakukan ibadah di kawasan Babakan, Setu, Tangsel, Banten, Minggu (5/5/2024) kemarin.
Tim Satreskrim Polsek Kraksaan akhirnya berhasil mengamankan 3 orang pelaku pembacokan terhadap Rio Zamzami warga Pajarakan, seorang mahasiswa hingga mengalami luka bacok di punggung bagian kiri, pada Minggu dini hari lalu (19/3)
Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.