News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petugas Kpps Meninggal

KPU DIY Catat 5 Petugas Ad Hoc Pemilu 2024 Meninggal dan 55 Petugas Sakit

KPU DIY Catat 5 Petugas Ad Hoc Pemilu 2024 Meninggal dan 55 Petugas Sakit

Per Kamis (29/2/2024), tercatat ada lima petugas Ad Hoc baik Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) maupun Linmas di DI Yogyakarta yang meninggal dunia.
KPU Ungkap 20 Petugas TPS yang Meninggal Dunia Sudah Diberi Santunan, Segini Jumlahnya

KPU Ungkap 20 Petugas TPS yang Meninggal Dunia Sudah Diberi Santunan, Segini Jumlahnya

Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari mengungkapkan ada 90 petugas tempat pemungutan suara (TPS) meninggal dunia terhitung mulai 14-22 Februari 2024. Segini nilainya.
Jumlah Petugas Pemilu 2024 di Brebes yang Meninggal Dunia Kini Menjadi 6 Orang

Jumlah Petugas Pemilu 2024 di Brebes yang Meninggal Dunia Kini Menjadi 6 Orang

Pasca pencoblosan Pemilu 2024, yang digelar pada Rabu, 14 Februari 2024 lalu, sejumlah petugas yang terlibat dalam pelaksanaan pemilihan umum, meninggal dunia.
Diduga karena Kelelahan, Dua Petugas KPPS di Karo Meninggal Dunia

Diduga karena Kelelahan, Dua Petugas KPPS di Karo Meninggal Dunia

Diduga faktor kelelahan, dua petugas dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Karo meninggal dunia. Diketahui kedua anggota KPPS yang me
Ratusan Petugas Pengawas TPS di Jawa Barat Dibawa ke Rumah Sakit, 16 di antaranya Meninggal Dunia 

Ratusan Petugas Pengawas TPS di Jawa Barat Dibawa ke Rumah Sakit, 16 di antaranya Meninggal Dunia 

Bawaslu: dari total 424 orang petugas pengawas TPS, sebagian besar akibat kelelahan dan ada yang mengalami kecelakaan setelah melakukan pengawasan pemilu. 
Kabar Duka, Sepanjang Penyelenggaraan Pemilu 2024, Sudah 5 Orang Petugas KPPS di Kabupaten Indramayu yang Meninggal Dunia

Kabar Duka, Sepanjang Penyelenggaraan Pemilu 2024, Sudah 5 Orang Petugas KPPS di Kabupaten Indramayu yang Meninggal Dunia

Kabar duka kembali menimpa petugas Pemilu,.Kali ini, seorang petugas KPPS di Kab. Indramayu meninggal dunia karena sakit usai bertugas pada hari pencoblosan.
KPU Jateng Mencatat 15 Petugas KPPS dan 14 Petugas Linmas Meninggal Dunia pada Pemilu 2024

KPU Jateng Mencatat 15 Petugas KPPS dan 14 Petugas Linmas Meninggal Dunia pada Pemilu 2024

KPU Jawa Tengah mencatat sebanyak 15 anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) meninggal dunia saat melaksanakan tugas dalam Pemilu 2024.
Kemenkes Catat Sebanyak 94 Petugas Pemilu 2024 Meninggal per 20 Februari

Kemenkes Catat Sebanyak 94 Petugas Pemilu 2024 Meninggal per 20 Februari

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sebanyak 94 petugas Pemilu 2024 meninggal dunia. Data ini diambil mulai tanggal 10 Februari hingga 20 Februari 2024.
Petugas Pemilu Meninggal Dunia di Kota Bandung Bertambah, Pj Wali Kota : Pemkot Akan Berikan Santunan dan Tanggung Biaya Pengobatan

Petugas Pemilu Meninggal Dunia di Kota Bandung Bertambah, Pj Wali Kota : Pemkot Akan Berikan Santunan dan Tanggung Biaya Pengobatan

Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung meneyebut petugas pemilu yang meninggal dunia usai bertugas kembali bertambah. Saat ini sudah tiga orang yang meninggal dunia.
KPU Boyolali Kembali Berduka, Satu Lagi Anggota KPPS Meninggal Dunia

KPU Boyolali Kembali Berduka, Satu Lagi Anggota KPPS Meninggal Dunia

Kasus meninggalnya anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akibat kelelahan kembali terjadi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
KPU Klaten Beri Santunan KPPS Meninggal Dunia saat Pemilu, Total Rp 56,9 Juta

KPU Klaten Beri Santunan KPPS Meninggal Dunia saat Pemilu, Total Rp 56,9 Juta

KPU Kabupaten Klaten Jawa Tengah memberikan santunan kepada dua keluarga atau ahli waris petugas KPPS yang meninggal dunia saat menjalankan tugas Pemilu 2024.
Ini Besaran Santunan untuk Anggota PPS, KPPS dan Linmas Jika Meninggal Dunia dalam Tahapan Pemilu 2024

Ini Besaran Santunan untuk Anggota PPS, KPPS dan Linmas Jika Meninggal Dunia dalam Tahapan Pemilu 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyiapkan santunan bagi petugas ad hoc yang meninggal dunia saat bekerja selama tahapan Pemilu 2024, seperti KPPS, PPS dan Linmas.
Memuat Konten Berikutnya...

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT