Media Inggris mengutarakan kebingungan terhadap reaksi FIFA dan AFC usai Timnas Indonesia melayangkan protes. Ini berkaitan dengan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di putaran keempat.
Timnas Indonesia jadi salah satu pihak yang paling dirugikan di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Jurnalis Inggris, Jacob Whitehead, mengungkap adanya kejanggalan.
Media China yang memberi julukan untuk Timnas Indonesia usai gagal ke Piala Dunia 2026. Media Jepang yang terheran-heran saat Timnas Indonesia pecat pelatih Patrick Kluivert.
AFC memberikan sorotan pada keputusan kedua belah pihak, PSSI dan Patrick Kluviert untuk berpisah setelah kegagalan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026.Â
Pelatih Irak, Graham Arnold blak-blakan soal keanehan yang terjadi di Kualifikasi Piala Dunia 2026, terutama soal lolosnya Arab Saudi ke Piala Dunia. Menurutnya tidak
Pelatih Irak, Graham Arnold, protes kepada AFC dan FIFA usai gagal lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Sebab, ada keputusan yang merugikan timnya dan juga berdampak kepada Timnas Indonesia.
Media Irak melampiaskan amarahnya karena kemenangan atas Timnas Indonesia dibuat sia-sia oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Mereka bahkan menyebut AFC sebagai mafia.
Kedua tim sudah sempat bertemu di putaran ketiga lalu dengan Timnas Indonesia yang unggul secara statistik dengan hasil satu kali menang dan satu hasil imbang dari Arab Saudi.
Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Sudah shalat witir setelah tarawih berjamaah di masjid, masih bolehkah shalat tahajud di rumah? Dan apakah perlu witir lagi? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat.
Dua orang pria ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melalui Teamsus Subdit 3 dalam kasus peredaran narkotika jenis ekstasi, Senin (16/2/2026).