Berikut rangkuman tiga berita terpopuler yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari polemik sapi kurban Presiden Prabowo hingga kebijakan Kang Dedi.
Ihwal hewan kurban Presiden Prabowo Subianto dari APBN begitu mencuri perhatian publik. Bahkan menuai komentar dari Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.
Tidak hanya Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman yang angkat bicara soal pembelian hewan kurban Presiden Prabowo Subianto menggunakan APBN. Namun, DPP IMM ikut
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik mendukung langkah efisiensi anggaran pemerintah dengan memastikan efektivitas penyaluran MBG
Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso angkat bicara soal kritikan masyarakat yang menyebut kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri sebagai pemborosan anggaran
Menurut Sugiono, undangan pertama sempat direncanakan berlangsung pada April lalu. Namun agenda kedua kepala negara kala itu tidak menemukan kecocokan waktu sehingga kunjungan harus ditunda.
Seekor sapi limousin seberat satu ton bernama Kriwul akan menjadi hewan kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk warga Sidoarjo pada Idul Adha 1447 H.
Komunitas aktivis 98 Resolution Network memperingati gerakan reformasi 1998 yang telah berusia 28 tahun. Pihaknya akan mengawal pemerintahan Presiden Prabowo
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution menyoroti tingkah Wali Kota Medan, Rico Waas. Pasalnya, orang nomor satu di Kota Medan itu tak hadir dalam acara Kopdes
Kabar mengejutkan datang dari Persib di tengah suasana perayaan gelar juara Super League musim 2025/2026. Maung Bandung malah resmi dijatuhi sanksi oleh FIFA.
Ketua DPP PDIP Djarot Djarot Saiful Hidayat berkomentar terkait rencana mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) blusukan ke sejumlah daerah, pada Sabtu.
Sejumlah wajah baru terpantau hadir dalam sesi latihan Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2026. Termasuk diaspora Mitchell Baker hingga Luke Vickery.
Persib hadapi situasi sulit setelah FIFA menjatuhkan sanksi larangan transfer kepada klub berjuluk Maung Bandung itu. Manajemen kini dituntut bergerak cepat.
Secara tidak langsung, eks Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjawab rumor ketertarikan klub Super League ketika ditanya orang Korea mengenai karier melatihnya.
Walau nilai tukar Ringgit Malaysia menguat. PM Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim justru menginstruksikan jajaran pemerintahannya untuk melakukan penghematan