Berikut daftar atlet yang mencetak rekor di SEA Games 2025 yang berlangsung di Thailand pada 9-20 Desember lalu. Salah satunya ada Rizki Juniansyah yang mencatatkan rekor dunia.
Thailand menorehkan tinta emas dalam sejarah SEA Games 2025. Sebagai tuan rumah, Thailand tampil dominan dan mencatatkan capaian yang belum pernah terjadi
Update klasemen medali SEA Games 2025 hari Selasa, 16 Desember setelah kemarin sejumlah atlet Indonesia berhasil menyumbangkan medali untuk Tim Merah Putih.
Rizki Juniansyah memastikan medali emas setelah mencatatkan sejarah dengan memecahkan rekor dunia pada angkatan clean and jerk (C&J) seberat 205 kilogram dan angkatan total seberat 365 kg.
Atlet angkat besi Indonesia, Rizki Juniansyah siap pecahkan rekor baru saat tampil di SEA Games 2025, yang berlangsung di Thailand pada 9-20 Desember mendatang.
Tim basket Indonesia terus buat sejarah dalam dunia olahraga di tanah air. Prestasi teranyar bola basket Indonesia adalah menyabet emas di nomor basket 5 on 5 Putri
Felix memecahkan rekor dengan mencatatkan waktu 27,56 detik. Dia berhasil mematahkan rekor yang sebelumnya dimiliki oleh atlet renang asal Singapura, Chien Yin Lionel Kho dengan 28,15 detik pada SEA Games 2019 Filipina lalu.Â
Ramalan keuangan zodiak 24 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial, tantangan, dan kondisi keuangan hari ini.
Sebuah tinta emas baru saja ditorehkan pembalap muda berbakat Indonesia, Veda Ega Pratama. Veda sukses mengukir sejarah dengan berhasil menembus podium Moto3.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo viral di media sosial usai sebuah unggahan yang menampilkan video call dirinya dengan seorang Lady Companion atau LC
Mantan kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, mengungkap cerita di balik penalti krusialnya saat melawan Vietnam di Piala Asia 2023, awalnya sempat tolak.
Media sosial tengah diramaikan tren video unboxing bingkisan yang didapatkan warga usai hadiri open house Idul Fitri 1447 H Presiden Prabowo di Istana Negara.
Mantan asisten pelatih Red Sparks, Cha Sang-hyun dan Lee Sook-ja, gagal memimpin Timnas Voli Korea Selatan karena prosedur seleksi bermasalah saat dua bulan.