Upaya mengurangi persoalan sampah tidak hanya bergantung pada sistem pengelolaan di hilir, tetapi juga pada perubahan kebiasaan masyarakat sejak dari sumbernya.
Sampah yang terkumpul kemudian dipilah dan dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuatan ecobrick, yakni botol plastik yang diisi padat menggunakan limbah plastik nonorganik agar dapat digunakan kembali untuk berbagai kebutuhan masyarakat.
UAD secara resmi resmi meluncurkan gerakan #uadminimplastik sebagai langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi sampah plastik di kampus.
Program Bank Sampah, yang tidak hanya menekan volume sampah, tetapi juga menumbuhkan kesadaran ekonomi sirkular di tingkat rumah tangga. Skema ini tidak berdiri
KAI Services menghadirkan inovasi baru dalam layanan Kuliner Kereta dengan mengganti alat makan berbahan plastik sekali pakai menjadi alat makan berbahan kayu (wooden cutlery).
Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta resmi menerbitkan Surat Edaran (SE)Â tentang pembatasan plastik sekali pakai sebagai langkah konkret untuk menekan volume sampah di daerah ini.
PCX Circular Plastic atau disebut juga "Plastik Edaran", menjadi inisiatif yang baru diluncurkan PCX Markets untuk membantu perusahaan memperoleh resin plastik daur ulang dengan sistem audit yang ketat.
Sejak Januari 2024, PCX Markets berhasil cegah lebih dari 100 juta kg limbah plastik di lingkungan atau setara dengan 6,6 miliar botol plastik seberat 15 gram.
Sebagai upaya untuk mengurangi sampah plastik, Bank Mandiri menyediakan reverse vending machine (RVM) atau mesin penukaran sampah botol plastik untuk didaur ulang di beberapa titik kantor operasional Bank Mandiri.Â
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Pengusaha muda asal Medan, Insanul Fahmi, mengungkap perubahan besar dalam perjalanan hidup dan bisnisnya setelah konflik rumah tangganya dengan Wardatina Mawa.