Federico Barba mengenang Persib di depan media Italia. Eks bek Maung Bandung itu menyebut pengalamannya di Indonesia luar biasa dan meninggalkan kenangan indah.
Seiring dengan penonaktifan Gianluca Rocchi sebagai penunjuk wasit Liga Italia, Andrea Gervasoni selaku supervisor VAR juga melakukan hal yang sama. Pemeriksaan ini dilaksanakan karena dugaan yang melibatkan Inter Milan.
Federico Barba dikabarkan akan hengkang dari Persib Bandung menyusul minat beberapa klub Italia, termasuk Pescara dan Empoli, usai menyatakan ingin balik.
Pescara bukan satu-satunya, laporan terbaru dari media Italia mengungkapkan bahwa bek Persib Bandung Federico Barba berpeluang kembali ke tim masa mudanya.
Federico Barba akhirnya angkat bicara setelah banyak Bobotoh kecewa dengan keputusannya untuk hengkang jelang bursa transfer paruh musim 2025â2026. Bahkan, bek asal Italia itu memberikan pengakuan yang mengejutkan.
Media Italia melaporkan upaya Pescara memperkuat skuad justru membuka rangkaian negosiasi rumit yang melibatkan klub Rosanero dan bahkan klub asal Indonesia, Persib Bandung demi mendatangkan Federico Barba.
Media Italia membongkar siasat Pescara andai Persib Bandung tak kunjung memberi lampu hijau ke Federico Barba untuk kembali ke Italia bersama klub Serie B itu.
Bukan cuma Pescara, media Italia dalam rilis terbaru mengatakan jika bek Persib Bandung Federico Barba juga diminati dua klub Serie B lainnya, termasuk Palermo.
Bagi Persib Bandung, potensi kepergian Federico Barba menghadirkan dilema. Dari sisi teknis, Persib jelas kehilangan salah satu pilar penting lini belakang.Â
Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, meminta tambahan lima hingga enam pemain baru. Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Gerry Cardinale di Milanello.
Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Bisakah Tijjani Reijnders bela Timnas Indonesia setelah fans Belanda meminta dirinya tak lagi dipanggil ke De Oranje? Regulasi FIFA punya aturan ketat soal ini.