Setelah menunaikan shalat qabliyah Subuh, terdapat satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk diamalkan. Lalu, Amalan sunnah apakah yang dimaksud tersebut?
Bila tak sempat shalat tahajud, sebaiknya selalu melakukan amalan sunnah ini sebelum shalat subuh. Amalan sunnah subuh ini masih belum banyak diketahui oleh umat muslim.
Agar jerih payah selama bekerja tidak sia-sia, maka imbangi usaha dengan rutin melakukan amalan ini supaya rezeki yang tersendat dapat kembali lancar mengalir.
Bila ingin lebih dekat dengan Allah, maka tidak cukup hanya melakukan shalat fardhu saja. Perlu didukung dengan melakukan amalan sunnah, seperti shalat qabliyah subuh.
Bila ingin mendekatkan diri kepada Allah, maka dapat didukung dengan melaksanakan amalan sunnah, salah satunya shalat Qabliyah Subuh. namun jangan melakukannya di waktu ini.
Walaupun shalat qabliyah subuh punya banyak keutamaan, ternyata amalan sunnah ini tidak boleh dilakukan pada waktu ini. Buya Yahya berikan penjelasannya.
Pendakwah KH Yahya Zainul Maarif atau Buya Yahya mengungkapkan akan perbedaan antara shalat fajar dan shalat qabliyah subuh. Lalu apakah perbedaan dari dua itu?
Sering baca amalan ini 100 kali, seketika rezeki lancar dan hidup menjadi tenang menjadi orang kaya tanpa utang sedikitpun. Syekh Ali Jaber berikan penjelasan
Dalam agama Islam ibadah sunnah diajarkan beragam mulai dari shalat, dzikir ataupun puasa. Salah satunya, shalat qobliyah ini atau umum disebut fajar. Simak ..
Gus Baha mengupas tuntas alasan soal keutamaan shalat qabliyah Subuh paling populer, seperti meraih pahala dan kebaikan melebihi dunia dan seisinya karena ini.
Bila ingin mendapatkan pahala, lakukan amalan sunnah seperti shalat Qabliyah subuh. Kapan waktu yang tepat? Ustaz Adi Hidayat berikan penjelasannya. Katanya...
Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah,
Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.