Sidak makanan minuman (mamin) menjelang lebaran dilakukan Forkopimda Sidoarjo untuk memastikan makanan dan minuman yang beredar di masyarakat aman dikonsumsi.
Jelang hari raya Idul Fitri, Penjabat (PJ) Walikota Mojokerto, Ali Kuncoro bersama Forkopimda dan jajaran menggelar sidak makanan dan minuman di pasar tradisional Tanjung Anyar dan dua Swalayan, Selasa (2/4) siang.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumut, Imam Suyudi mengunjungi dapur sehat Lapas dan Rutan Kelas I Medan. Kunjungan tersebut guna melihat pemenuhan hak tahanan dan narapidana untuk memperoleh makanan layak dan sesuai kebutuhan gizi.Â
Sepekan menjelang lebaran, tim satgas pangan Kabupaten Madiun, Jawa Timur menggelar sidak ke sejumlah toko kelontong, pasar tradisional hingga toko grosir makanan dan minuman di sekitaran pasar Dolopo, Kabupaten Madiun, Kamis (13/4).
Pemerintah Kota Probolinggo menggelar sidak makanan minuman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, sidak ini dibagi menjadi dua tim berbeda dan menyasar toko-toko sedang yang menjual makanan, minuman dan parsel, untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada konsumen, Kamis (13/4).
Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, melalui Dinas Kesehatan dan Satpol PP lakukan sidak makanan dan minuman di beberapa swalayan modern, Senin (10/4/2023)
Tim tersebut bersama Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali melakukan inspeksi mendadak (sidak) sarana distribusi makanan menjelang hari raya Idul Fitri 1444 H
Sidak makanan dan minuman dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, ke sejumlah toko grosir dan swalayan, memastikan mamin yang dijual layak dikonsumsi
Balai Besar Pengawas Obat Dan Makanan (BBPOM) Aceh menemukan bahan makanan kadaluarsa di salah satu distributor makanan di Aceh Barat saat menggelar sidak.
Petugas gabungan dari Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan Badan Pengawasan Obat Dan Makanan (BPOM) Kota Blitar, melakukan razia ke sejumlah toko modern dan swalayan
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama stakeholder terkait melakukan sidak di gudang dan distributor besar yang menjual produk pangan di kota Ruteng Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT).
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -