News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPOM Ruteng NTT Sidak di Sejumlah Gudang dan Minimarket Serta Takjil Ramadan

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama stakeholder terkait melakukan sidak di gudang dan distributor besar yang menjual produk pangan di kota Ruteng Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kamis, 14 April 2022 - 04:28 WIB
BPOM Gelar Sidak Makanan di Ruteng NTT
Sumber :
  • Jo Kenaru
Manggarai, NTT - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama stakeholder terkait melakukan sidak di gudang dan distributor besar yang menjual produk pangan di kota Ruteng Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT).
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sidak dilakukan di 8 gudang dan minimarket. Adapun produk makanan yang disita adalah produk kadaluarsa, tanpa ijin edar dan repacking. 
 
Operasi terpadu yang dilaksanakan selama dua hari, Selasa-Rabu, (12-13/4/2022) ini melibatkan Dinas Kesehatan, Disperindagkop, Dinas Pertanian, Satpol PP, PTSP, Polres Manggarai dan Biro Kerja Sama Pemda Manggarai.
 
“Kami melakukan pengawasan intensifikasi pangan dalam rangka menjamin masyarakat agar mengonsumsi makanan yang aman selama bulan Ramadhan,” ujar Kepala Loka POM Manggarai Barat, Andy Rysmin Nuryadin kepada tvonenews Rabu (13/4/2022) malam.
 
"Produk yang dimusnahkan antara lain, ada beberapa jenis makanan. Kami juga langsung memberikan pembinaan kepada pemilik usaha agar tidak menjual produk-produk itu lagi,” imbuh dia.
 
Nuryadin merincikan temuan Loka POM selama dua hari razia terdiri dari pangan kadaluarsa dan rusak sebanyak 20 item berjumlah 156 pcs, pangan ilegal 12 item 128 pcs.
 
"Tindakan yang dilakukan adalah memusnahkan produk di tempat dan memberikan pembinaan kepada pemilik berupa peringatan keras, dengan nominal ekonomis sekitar 12 juta rupiah," ungkap Nuryadin.
 
Pengujian takjil
 
 
Selain menyasar gudang dan distributor, petugas juga melakukan pengujian dan sampling terhadap pangan berupa takjil di beberapa lokasi di Ruteng. 
 
Hal itu bertujuan untuk memastikan makanan untuk berbuka aman dikonsumsi oleh masyarakat.
 
Kegiatan pengawasan pangan takjil oleh tim Loka POM Mabar dilakukan di dua tempat yaitu di kawasan masjid Baiturahman Ruteng di pusat takjil di halaman penjara lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
"Sampel yang diuji sebanyak 40 sampel dengan paramater yang diuji pada kandungan Boraks, Formalin, Rhodamin B dan Methanil yellow menggunakan alat uji cepat ReagenKit.  Dari 40 sample yg diusemuanya negatif dan aman untuk dikonsumsi," kata Nuryadin. (Jo/ade)
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini yang Harus Dilakukan Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 yang Tak Berlaku Lagi Sejak 2 Februari 2026

Ini yang Harus Dilakukan Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 yang Tak Berlaku Lagi Sejak 2 Februari 2026

Kabar terbaru untuk pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997. Kini semua itu sudah mulai tidak berlaku lagi pada 2 Februari 2026.
Raih Rising Star MCN Award, HDA Kelola Lebih Dari 7000 Kreator

Raih Rising Star MCN Award, HDA Kelola Lebih Dari 7000 Kreator

Torehan Haluan Digital Agency (HDA) sebagai peraih Rising Star MCN Award dalam ajang Indonesia Summit 2026 yang digelar oleh Tokopedia dan TikTok Shop, menjadi bukti nyata keberhasilan pendekatan berbasis sistem dan kolaborasi tim.
Publik Belanda Murka, Jordi Cruyff dan Manajemen Ajax Disebut Serampangan Usai Rekrut Maarten Paes

Publik Belanda Murka, Jordi Cruyff dan Manajemen Ajax Disebut Serampangan Usai Rekrut Maarten Paes

Gelombang kritik tengah menghantam Ajax. Publik Belanda geram dengan Jordi Cruyff dan manajemen yang 'asal-asalan' pilih pemain usai datangkan Maarten Paes.
BoP Belum Jatuhkan Sanksi ke Israel, Menlu Sugiono: Statement Bersama Sudah Jadi Sikap Kolektif

BoP Belum Jatuhkan Sanksi ke Israel, Menlu Sugiono: Statement Bersama Sudah Jadi Sikap Kolektif

Menlu RI, Sugiono menegaskan hingga kini BoP belum mengambil tindakan institusional maupun menjatuhkan sanksi resmi terhadap Israel, meski serangan ke Jalur Gaza terus berlanjut setelah pembentukan dewan tersebut.
Kasus 'Goreng Saham' IPO PIPA, Ini Profil dan Jajaran Direksinya

Kasus 'Goreng Saham' IPO PIPA, Ini Profil dan Jajaran Direksinya

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka usai melakukan penggeledahan di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2026).
Isu Kesiapan Sistem jadi Sorotan dalam Pameran Bisnis IFBEX 2026

Isu Kesiapan Sistem jadi Sorotan dalam Pameran Bisnis IFBEX 2026

Sejumlah pelaku industri menilai, banyak bisnis yang berfokus pada ekspansi penjualan dan pembukaan cabang, namun belum sepenuhnya menyiapkan fondasi sistem kerja yang memadai

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden memalukan mewarnai lanjutan pekan ke-23 Serie A. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada kiper Emil Audero menyusul aksi pelemparan kembang api dari tribun pendukung Nerazzurri yang mengarah langsung ke sang penjaga gawang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT