Nantinya proses pengawalan atas pengaduan tersebut akan dimulai dari tingkat Dinas Pendidikan Sumut, dan akan sampai ke tingkat pusat bila tidak ada jalan keluar atas masalah ini.
Polda sumatera utara masih terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk proses penyelidikan dugaan pungli, yang dilakukan Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Medan, sejak tahun 2023 lalu hingga 2024.
Buntut Siswi MSF tidak naik kelas usai sang ayah melaporkan dugaan korupsi dan pungli yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Medan, Rosmaida Asianna Purba kini berbuntut panjang.
Setelah sang ayah laporkan pihak sekolah mengenai kasus pungli, siswi SMA Negeri 8 Medan tidak naik kelas dengan alasan absen yang terlalu banyak. Ternyata..
Hal ini pun mendapat perhatian Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak. Ia meminta orang tua siswi tersebut didampingi anggota DPRD Sumut dalam menghadapi kasus ini.
Terkait dugaan pungli dan korupsi yang terjadi di lingkungan pendidikan SMA Negeri 8 Medan, dalam hal ini Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Medan, Rosmaida Asiana Purba pun merespon.
Laporkan sejumlah praktik pungutan liar dan korupsi yang diduga dilakukan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Kota Medan ke Polda Sumatera Utara, seorang siswi dit
Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar penilaian jujur pevoli senior hingga pesan untuk Megawati Hangestri.
Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Memoar perjalanan anak buruh tani asal Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, hingga membangun kehidupan di Amerika Serikat diterbitkan dalam edisi bahasa Inggris.